Lirik:
1. Tuhan pernah j'lajah alam maut;
Bukan mati kena racun dosa.
Iblis kuasa maut, telah Kau remukkan,
Tak daya lagi dia, cengk'ram orang.
2. Tembus alam kubur, Dikau bangkit;
Maut tak berdaya, kalah mutlak!
Dikau sudah menang, atas kubur gelap,
Runtuh kuasa maut, kelam lewat.
3. Kemenangan mutlak, Kau dapatkan!
Buah limpah, mulia bagi Allah!
Wafat-Mu lahirkan, banyak anak Allah,
Bagi kediaman-Mu, tempuh hidup.
4. Dikau buah bungar nan tersayang;
Putra Sulung Allah, pimpin tiasa.
Kau-lah Sang Kepala, ku mau puji s'lama;
Layak t'rima pujian, sujud sembah.
Link:
Lead Sheets:Guitar · Piano
Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Resurrection
Lyrics:L. G. Milner
Music:Arthur Seymour Sullivan (1842-1900)
Time: 4/4
Key: F Major
Meter: 6.4.6.4.6.6.6.4.
Hymn Code:1111725565
JUDUL KIDUNG
Judul yang paling tepat untuk kidung ini adalah:
“Tuhan Pernah Jelajah Alam Maut”
(tema utama: Kristus turun ke dalam maut, mengalahkan Iblis, bangkit sebagai Putra Sulung, dan melahirkan banyak anak Allah)
Tema:
Kebangkitan Kristus sebagai kemenangan mutlak atas Iblis dan maut, serta sebagai kelahiran keluarga Allah.
Kidung ini sangat kuat bernuansa Kolose 1, Ibrani 2, dan 1 Korintus 15.
BAIT 1
Teks bait:
Tuhan pernah j'lajah alam maut;
Bukan mati kena racun dosa.
Iblis kuasa maut, telah Kau remukkan,
Tak daya lagi dia, cengk'ram orang.
Ayat Alkitab (LAI):
-
Ibrani 2:14
“Supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut.”
-
Roma 6:23
“Upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal.”
-
Kisah Para Rasul 2:24
“Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait pertama menegaskan bahwa:
-
Kristus masuk ke alam maut bukan karena dosa-Nya sendiri,
-
tetapi untuk menghancurkan kuasa Iblis yang mengikat manusia.
“Iblis kuasa maut telah Kau remukkan” menunjukkan:
kematian Kristus adalah serangan langsung terhadap sumber kuasa maut.
BAIT 2
Teks bait:
Tembus alam kubur, Dikau bangkit;
Maut tak berdaya, kalah mutlak!
Dikau sudah menang, atas kubur gelap,
Runtuh kuasa maut, kelam lewat.
Ayat Alkitab (LAI):
-
Matius 28:6
“Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit.”
-
1 Korintus 15:54–55
“Maut telah ditelan dalam kemenangan… Hai maut, di manakah sengatmu?”
-
Wahyu 1:18
“Aku hidup sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait ini memusat pada kemenangan kebangkitan:
-
kubur ditembus,
-
maut kalah mutlak,
-
kuasa gelap runtuh.
Kebangkitan adalah pengumuman publik bahwa maut telah dikalahkan secara final.
BAIT 3
Teks bait:
Kemenangan mutlak, Kau dapatkan!
Buah limpah, mulia bagi Allah!
Wafat-Mu lahirkan, banyak anak Allah,
Bagi kediaman-Mu, tempuh hidup.
Ayat Alkitab (LAI):
-
Yohanes 12:24
“Jika biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.”
-
Roma 8:29
“Supaya Ia menjadi yang sulung di antara banyak saudara.”
-
Ibrani 2:10
“Membawa banyak orang kepada kemuliaan.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait ini menyingkap buah kebangkitan Kristus:
-
kematian-Nya melahirkan banyak anak Allah,
-
kemenangan-Nya menghasilkan keluarga Allah,
-
semua ini menjadi kemuliaan bagi Allah.
Kristus bukan hanya bangkit sendiri,
tetapi melahirkan kehidupan ilahi dalam banyak orang.
BAIT 4
Teks bait:
Dikau buah bungar nan tersayang;
Putra Sulung Allah, pimpin tiasa.
Kau-lah Sang Kepala, ku mau puji s'lama;
Layak t'rima pujian, sujud sembah.
Ayat Alkitab (LAI):
-
Kolose 1:18
“Ia adalah Kepala tubuh, yaitu jemaat. Ia yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati.”
-
Ibrani 1:6
“Hendaklah semua malaikat Allah menyembah Dia.”
-
Wahyu 5:12
“Anak Domba itu layak menerima kuasa dan kekayaan dan hikmat dan kekuatan dan hormat dan kemuliaan dan puji-pujian!”
Penjelasan rohani singkat:
Bait terakhir menegaskan posisi Kristus yang ditinggikan:
-
Ia adalah Putra Sulung,
-
Kepala jemaat,
-
Pemimpin umat menuju kemuliaan.
Respons gereja hanyalah satu:
pujian, sujud, dan penyembahan tanpa henti.
KESATUAN MAKNA KIDUNG
Kidung ini memiliki alur rohani yang sangat kaya:
-
Bait 1 – Kristus masuk ke alam maut dan menghancurkan kuasa Iblis
-
Bait 2 – Kebangkitan sebagai kemenangan mutlak atas kubur dan maut
-
Bait 3 – Kebangkitan melahirkan banyak anak Allah
-
Bait 4 – Kristus ditinggikan sebagai Putra Sulung dan Kepala jemaat
Kesatuan pesannya:
Kebangkitan Kristus bukan hanya kemenangan pribadi,
tetapi peristiwa kelahiran keluarga Allah,
di mana Kristus menjadi Putra Sulung
dan kita menjadi anak-anak Allah yang hidup bagi kediaman-Nya.
DOA PENUTUP
Tuhan Yesus Kristus,
kami memuji Engkau yang telah masuk ke alam maut
dan menghancurkan kuasa Iblis dan kematian.Terima kasih karena Engkau bangkit sebagai Putra Sulung
dan melahirkan banyak anak Allah bagi kemuliaan Bapa.Jadikan hidup kami buah kebangkitan-Mu,
tinggal dalam kediaman-Mu,
dan setia memuliakan Engkau sebagai Kepala jemaat.Dalam nama Tuhan Yesus yang menang dan ditinggikan,
Amin.