Dosaku tak terlunasi? Kar'na itu, Dia terkunci?
2. Dosaku terlampau berat? Banyak, hingga tak terampun?
Atau darah-Nya tak mampu, t'naga, cakupan, terbatas?
3. Sorak! Yesus sudah bangkit! Mulia, megah, makin tinggi;
Alam maut ditembusi, kuasa gelap, tak berkutik.
4. Kembali-Nya justru bukti, adil Allah terpenuhi;
Cinta Allah belas kasih, penebusan rampung kini.
5. Kebangkitan tanda bukti, penebusan oleh darah;
Haleluya, ku t'lah bersih! Haleluya, diampuni!
JUDUL KIDUNG
“Sorak! Yesus Sudah Bangkit”
(tema utama: kebangkitan Kristus sebagai jawaban final atas kecemasan, dosa, dan kepastian pengampunan)
Kebangkitan sebagai bukti bahwa penebusan telah sah, adil Allah telah dipuaskan, dan orang percaya benar-benar diampuni.
BAIT 1
Teks bait:
Penggantiku, b'lum kembali, membuat ku cemas kuatir;
Dosaku tak terlunasi? Kar'na itu, Dia terkunci?
Ayat Alkitab (LAI):
-
Yesaya 53:6
“TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.”
-
Roma 4:25
“Yesus telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.”
-
Mazmur 38:5
“Kesalahanku menimpa kepalaku, seperti beban berat terlalu berat bagiku.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait pertama menggambarkan kecemasan hati nurani manusia:
-
apakah pengganti itu sungguh diterima Allah?
-
apakah dosaku sudah dilunasi?
Pertanyaan ini sangat rohani:
jika Kristus tidak bangkit, maka penebusan kita belum terbukti sah.
BAIT 2
Teks bait:
Dosaku terlampau berat? Banyak, hingga tak terampun?
Atau darah-Nya tak mampu, t'naga, cakupan, terbatas?
Ayat Alkitab (LAI):
-
Ibrani 9:14
“Betapa lebihnya darah Kristus… akan menyucikan hati nurani kita.”
-
1 Yohanes 1:7
“Darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari segala dosa.”
-
Yesaya 1:18
“Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait ini menyuarakan keraguan terdalam manusia berdosa:
-
apakah dosaku terlalu besar?
-
apakah darah Yesus cukup?
Pertanyaan ini dijawab oleh Alkitab:
darah Kristus tidak terbatas kuasanya dan cukup untuk segala dosa.
BAIT 3
Teks bait:
Sorak! Yesus sudah bangkit! Mulia, megah, makin tinggi;
Alam maut ditembusi, kuasa gelap, tak berkutik.
Ayat Alkitab (LAI):
-
Kisah Para Rasul 2:24
“Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut.”
-
Kolose 2:15
“Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa.”
-
Filipi 2:9
“Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia.”
Penjelasan rohani singkat:
Di bait ini, kecemasan berubah menjadi sorak kemenangan:
-
Yesus bangkit dengan mulia,
-
alam maut ditembus,
-
kuasa gelap dikalahkan.
Kebangkitan menjadi jawaban Allah atas semua keraguan manusia.
BAIT 4
Teks bait:
Kembali-Nya justru bukti, adil Allah terpenuhi;
Cinta Allah belas kasih, penebusan rampung kini.
Ayat Alkitab (LAI):
-
Roma 3:25–26
“Untuk menunjukkan keadilan-Nya… supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan.”
-
Yesaya 53:11
“Sesudah kesusahan jiwanya, Ia akan melihat terang dan menjadi puas.”
-
Yohanes 3:16
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini…”
Penjelasan rohani singkat:
Bait ini menegaskan makna teologis kebangkitan:
-
kebangkitan adalah bukti bahwa keadilan Allah telah dipuaskan,
-
sekaligus bukti bahwa kasih Allah telah tuntas bekerja.
Di sini bertemu:
keadilan dan belas kasih Allah dalam satu karya penebusan.
BAIT 5
Teks bait:
Kebangkitan tanda bukti, penebusan oleh darah;
Haleluya, ku t'lah bersih! Haleluya, diampuni!
Ayat Alkitab (LAI):
-
Roma 5:1
“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah.”
-
Mazmur 103:12
“Sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.”
-
Ibrani 10:22
“Hati kita telah diperciki sehingga disucikan dari hati nurani yang jahat.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait terakhir adalah pengakuan iman pribadi:
-
kebangkitan menjadi tanda bukti sah penebusan,
-
hati nurani menjadi bersih,
-
orang percaya berani berkata:
“Aku benar-benar diampuni.”
Dari cemas → menjadi syukur.
Dari ragu → menjadi Haleluya.
KESATUAN MAKNA KIDUNG
Kidung ini memiliki alur rohani yang sangat indah:
-
Bait 1 – Kecemasan hati nurani akan dosa
-
Bait 2 – Keraguan akan kecukupan darah Kristus
-
Bait 3 – Kebangkitan sebagai jawaban Allah
-
Bait 4 – Kebangkitan membuktikan keadilan dan kasih Allah
-
Bait 5 – Kepastian pengampunan dan damai sejahtera
Kesatuan pesannya:
Kebangkitan Kristus adalah meterai Allah
bahwa penebusan sungguh selesai,
dosa sungguh diampuni,
dan orang percaya boleh hidup dengan hati nurani yang tenang.
DOA PENUTUP
Mari kita tutup dengan doa:
Tuhan Yesus yang bangkit,
kami bersyukur karena kebangkitan-Mu
telah menjawab semua kecemasan hati kami.Terima kasih karena darah-Mu cukup
untuk segala dosa kami,
dan kebangkitan-Mu menjadi bukti
bahwa kami sungguh dibenarkan dan diampuni.Berilah kami hidup dalam damai sejahtera,
bukan lagi dalam rasa bersalah,
tetapi dalam syukur dan pujian: Haleluya!Dalam nama Tuhan Yesus,
Amin.