Lirik:
1. Aduh, P'nolong t'lah berdarah, korbankan jiwa-Nya;
Bagiku orang yang hina, Dia korbankan s'gala.
2. Kar'na dosaku yang najis, Ia mati tersalib!
Belas kasih-Nya berlebih! Kurnia-Nya tak terp'ri!
3. Matahari bersembunyi, ngeri nampak ini;
Kristus, Allah Mahatinggi, mati tanggung keji.
4. Waktu ingat Dia terpaku, aku pun terharu;
Hancur luluhlah hatiku, air mata tercucur.
5. Tapi sikapku 'tradap-Mu, tak s'padan budi-Mu;
Biarlah seumur hidupku mengabdi pada-Mu.
(Isaac Watt); lihat. No. 85
Link:
Lead Sheets:Guitar · Piano
Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Redemption
Lyrics:Isaac Watts (1674-1748)
Music:Hugh Wilson (1766-1824)
Time: 3/4
Key: G Major
Meter: 8.6.8.6.
Hymn Code:5165123213532132
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)
Piano Sheet Music
Kidung: Aduh, P’nolong ’Lah Berdarah
Bait 1
Aduh, P’nolong t’lah berdarah, korbankan jiwa-Nya;
Bagiku orang yang hina, Dia korbankan s’gala.
📖 Ayat Alkitab (LAI)
“Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
— Markus 10:45
🌿 Ilustrasi Rohani
Seorang penolong sejati tidak berdiri jauh dari penderitaan, tetapi masuk ke dalamnya dan menanggung akibatnya.
💠Renungan Bait
Kristus bukan mati bagi orang layak, melainkan bagi orang hina. Salib menyatakan nilai manusia bukan dari kelayakannya, tetapi dari kasih Allah.
Bait 2
Kar’na dosaku yang najis, Ia mati tersalib!
Belas kasih-Nya berlebih! Kurnia-Nya tak terp’ri!
📖 Ayat Alkitab (LAI)
“Tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”
— Roma 5:8
🌿 Ilustrasi Rohani
Noda tidak dibersihkan dengan nasihat, tetapi dengan darah.
💠Renungan Bait
Salib bukan respons Allah terhadap pertobatan manusia, tetapi sumbernya. Kasih mendahului perubahan.
Bait 3
Matahari bersembunyi, ngeri nampak ini;
Kristus, Allah Mahatinggi, mati tanggung keji.
📖 Ayat Alkitab (LAI)
“Pada jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.”
— Lukas 23:44
🌿 Ilustrasi Rohani
Ciptaan menutup wajahnya ketika Pencipta menanggung dosa ciptaan-Nya.
💠Renungan Bait
Jika alam gemetar melihat salib, betapa seharusnya hati manusia tersungkur dalam hormat dan takut akan Allah.
Bait 4
Waktu ingat Dia terpaku, aku pun terharu;
Hancur luluhlah hatiku, air mata tercucur.
📖 Ayat Alkitab (LAI)
“Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam.”
— Zakharia 12:10
🌿 Ilustrasi Rohani
Salib bukan hanya untuk dipahami, tetapi untuk direnungkan sampai hati luluh.
💠Renungan Bait
Pertobatan sejati lahir bukan dari ancaman neraka, melainkan dari memandang kasih yang disalibkan.
Bait 5
Tapi sikapku ’tradap-Mu, tak s’padan budi-Mu;
Biarlah seumur hidupku mengabdi pada-Mu.
📖 Ayat Alkitab (LAI)
“Karena itu, persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yang hidup.”
— Roma 12:1
🌿 Ilustrasi Rohani
Kasih salib menuntut bukan balasan setara, melainkan penyerahan total.
💠Renungan Bait
Hidup orang percaya adalah jawaban panjang terhadap satu peristiwa: Kristus mati bagiku.
Renungan Keseluruhan Kidung
Kidung ini menuntun jiwa dari keheranan, menuju penyesalan, lalu berakhir pada penyerahan hidup.
Salib bukan hanya tempat pengampunan, tetapi panggilan untuk hidup mengabdi—bukan karena terpaksa, melainkan karena kasih.
Doa Penutup
Tuhan Yesus,
Saat kami memandang salib-Mu, hati kami luluh.
Engkau mati bagi kami yang hina,
maka biarlah hidup kami menjadi jawaban syukur yang nyata.
Ajari kami mengabdi bukan dengan kata,
melainkan dengan hidup yang Kau miliki sepenuhnya.
Amin.
