TEXT LINK

No. 022 : Menyembah Bapa - Rahmat-Nya (Witness Lee)



Lirik:

1. Bapa, rahmat-Mu terpuja, besar, agung, tak hingga;
    Atas lemah, gagal kami, rahmat-Mu makin tambah.
    Kini kami sujud sembah: pengangkatan nan rahmat!
    Pengangkatan nan rahmat!

2. Kami kagum 'tas rahmat-Mu, luas, besar, tak batas;
    Jangkau kami, orang dosa, bahkan kekal tak ubah.
    Dari rahmat yang de-mi-kian, sia-pa yang 'kan pisahkan?
    sia-pa yang 'kan pisahkan?

3. Atas rahmat-Mu yang kaya, syukur kami sembahkan!
    Kar'na rahmat, penebusan, suplai limpah Kau b'rikan.
    Tanpa rahmat, bagaimana kami bisa dikenan?
    Kami bisa dikenan?

4. O, rahmat-Mu menakjubkan, lembut, manis, pun mesra!
    Sabar-Mu, kasih kur-nia-Mu, cukupi kebutuhan.
    Kami mengapresiasikan rahmat-Mu nan sempurna.
    Rahmat-Mu nan sempurna.

5. Kini nikmati rahmat-Mu, baru, kekal tak usang;
    Se-tiap pagi, atas kami, p'ri embun diris segar.
    Sungguh indah! Sungguh nyaman! Genap hati puji Dia.
    Genap hati puji Dia.

6. Takkan henti pu-jian kami 'tas rahmat-Mu yang kekal;
    Ka-ru-nia dan asuhan-Mu, pada kami s'lamanya.
    Sungguh rahmat, b'tapa rahmat, meneguhkan s'lamanya,
    meneguhkan s'lamanya.

Link:

🌿 KIDUNG: RAHMAT ALLAH YANG AGUNG

Bait 1

“Bapa, rahmat-Mu terpuja, besar, agung, tak hingga;
Atas lemah, gagal kami, rahmat-Mu makin tambah.
Kini kami sujud sembah: pengangkatan nan rahmat!”

📖 Efesus 1:6
“…supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.”

📖 Roma 5:20
“…di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah.”

📖 Roma 8:15
“Kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ‘Abba, ya Bapa!’”


Bait 2

“Kami kagum ’tas rahmat-Mu, luas, besar, tak batas;
Jangkau kami, orang dosa, bahkan kekal tak ubah.”

📖 Roma 8:38–39
“…tidak ada sesuatu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

📖 Titus 3:5
“Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan benar yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya…”


Bait 3

“Atas rahmat-Mu yang kaya, syukur kami sembahkan!
Kar’na rahmat, penebusan, suplai limpah Kau b’rikan.”

📖 Efesus 1:7
“Di dalam Dia kita beroleh penebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya.”

📖 2 Korintus 9:8
“Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu…”

📖 1 Korintus 15:10
“Karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang…”


Bait 4

“O, rahmat-Mu menakjubkan, lembut, manis, pun mesra!
Sabar-Mu, kasih kurnia-Mu, cukupi kebutuhan.”

📖 Mazmur 103:8
“Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.”

📖 Ibrani 4:16
“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia…”

📖 Filipi 4:19
“Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.”


Bait 5

“Kini nikmati rahmat-Mu, baru, kekal tak usang;
Setiap pagi, atas kami, p’ri embun diris segar.”

📖 Ratapan 3:22–23
“Tak berkesudahan kasih setia TUHAN… selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”

📖 2 Korintus 4:16
“…manusia batiniah kami dibaharui dari hari ke hari.”


Bait 6

“Takkan henti pujian kami ’tas rahmat-Mu yang kekal;
Karunia dan asuhan-Mu, pada kami s’lamanya.”

📖 1 Petrus 5:10
“Allah, sumber segala kasih karunia… Ia sendiri akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu.”

📖 Yudas 1:24–25
“Bagi Dia, yang berkuasa memelihara kamu supaya jangan tersandung… bagi Allah, satu-satunya Juruselamat kita, oleh Yesus Kristus…”


🎨 ILUSTRASI ROHANI

Bayangkan embun pagi di padang rumput.
Tidak jatuh deras, tidak bersuara,
namun setiap pagi selalu ada — segar, lembut, cukup.

Begitulah rahmat Allah:

  • tidak selalu dramatis,

  • sering kali sunyi,

  • tetapi pasti hadir, menopang hidup kita hari demi hari.


✨ RENUNGAN

Kidung ini mengajak kita berhenti sejenak dan mengagumi rahmat.

Rahmat bukan hanya:

  • pengampunan masa lalu,

  • tetapi kelahiran kembali menjadi anak

  • suplai untuk hari ini,

  • dan penjagaan sampai kekal.

Rahmat Allah:

  • makin nyata justru saat kita lemah,

  • makin terasa ketika kita gagal,

  • makin indah ketika kita menyadari bahwa semuanya adalah anugerah.

Karena rahmat:

  • kita ditebus,

  • dipelihara,

  • diperbarui setiap pagi,

  • dan diteguhkan sampai akhir.

📖 “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN.”


🙏 Doa Singkat
“Bapa, kami bersyukur atas rahmat-Mu yang besar, lembut, dan kekal. Ajari kami hidup bersandar pada rahmat-Mu setiap hari, dan memuji-Mu dengan hati penuh syukur. Amin.”