Lirik:
1. Bapa, rahmat-Mu terpuja, besar, agung, tak hingga;
Atas lemah, gagal kami, rahmat-Mu makin tambah.
Kini kami sujud sembah: pengangkatan nan rahmat!
Pengangkatan nan rahmat!
2. Kami kagum 'tas rahmat-Mu, luas, besar, tak batas;
Jangkau kami, orang dosa, bahkan kekal tak ubah.
Dari rahmat yang de-mi-kian, sia-pa yang 'kan pisahkan?
sia-pa yang 'kan pisahkan?
3. Atas rahmat-Mu yang kaya, syukur kami sembahkan!
Kar'na rahmat, penebusan, suplai limpah Kau b'rikan.
Tanpa rahmat, bagaimana kami bisa dikenan?
Kami bisa dikenan?
4. O, rahmat-Mu menakjubkan, lembut, manis, pun mesra!
Sabar-Mu, kasih kur-nia-Mu, cukupi kebutuhan.
Kami mengapresiasikan rahmat-Mu nan sempurna.
Rahmat-Mu nan sempurna.
5. Kini nikmati rahmat-Mu, baru, kekal tak usang;
Se-tiap pagi, atas kami, p'ri embun diris segar.
Sungguh indah! Sungguh nyaman! Genap hati puji Dia.
Genap hati puji Dia.
6. Takkan henti pu-jian kami 'tas rahmat-Mu yang kekal;
Ka-ru-nia dan asuhan-Mu, pada kami s'lamanya.
Sungguh rahmat, b'tapa rahmat, meneguhkan s'lamanya,
meneguhkan s'lamanya.
Link:
Category:Worship of the Father
Subcategory:His Mercy
Music:Philip Paul Bliss (1838-1876)
Time: 4/4
Key: E Major
Meter: 8.7.8.7.8.7.
Hymn Code:323154532124321
🌿 KIDUNG: RAHMAT ALLAH YANG AGUNG
Bait 1
“Bapa, rahmat-Mu terpuja, besar, agung, tak hingga;
Atas lemah, gagal kami, rahmat-Mu makin tambah.
Kini kami sujud sembah: pengangkatan nan rahmat!”
📖 Efesus 1:6
“…supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.”
📖 Roma 5:20
“…di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah.”
📖 Roma 8:15
“Kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ‘Abba, ya Bapa!’”
Bait 2
“Kami kagum ’tas rahmat-Mu, luas, besar, tak batas;
Jangkau kami, orang dosa, bahkan kekal tak ubah.”
📖 Roma 8:38–39
“…tidak ada sesuatu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”
📖 Titus 3:5
“Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan benar yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya…”
Bait 3
“Atas rahmat-Mu yang kaya, syukur kami sembahkan!
Kar’na rahmat, penebusan, suplai limpah Kau b’rikan.”
📖 Efesus 1:7
“Di dalam Dia kita beroleh penebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya.”
📖 2 Korintus 9:8
“Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu…”
📖 1 Korintus 15:10
“Karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang…”
Bait 4
“O, rahmat-Mu menakjubkan, lembut, manis, pun mesra!
Sabar-Mu, kasih kurnia-Mu, cukupi kebutuhan.”
📖 Mazmur 103:8
“Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.”
📖 Ibrani 4:16
“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia…”
📖 Filipi 4:19
“Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.”
Bait 5
“Kini nikmati rahmat-Mu, baru, kekal tak usang;
Setiap pagi, atas kami, p’ri embun diris segar.”
📖 Ratapan 3:22–23
“Tak berkesudahan kasih setia TUHAN… selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”
📖 2 Korintus 4:16
“…manusia batiniah kami dibaharui dari hari ke hari.”
Bait 6
“Takkan henti pujian kami ’tas rahmat-Mu yang kekal;
Karunia dan asuhan-Mu, pada kami s’lamanya.”
📖 1 Petrus 5:10
“Allah, sumber segala kasih karunia… Ia sendiri akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu.”
📖 Yudas 1:24–25
“Bagi Dia, yang berkuasa memelihara kamu supaya jangan tersandung… bagi Allah, satu-satunya Juruselamat kita, oleh Yesus Kristus…”
🎨 ILUSTRASI ROHANI
Bayangkan embun pagi di padang rumput.
Tidak jatuh deras, tidak bersuara,
namun setiap pagi selalu ada — segar, lembut, cukup.
Begitulah rahmat Allah:
-
tidak selalu dramatis,
-
sering kali sunyi,
-
tetapi pasti hadir, menopang hidup kita hari demi hari.
✨ RENUNGAN
Kidung ini mengajak kita berhenti sejenak dan mengagumi rahmat.
Rahmat bukan hanya:
-
pengampunan masa lalu,
-
tetapi kelahiran kembali menjadi anak
-
suplai untuk hari ini,
-
dan penjagaan sampai kekal.
Rahmat Allah:
-
makin nyata justru saat kita lemah,
-
makin terasa ketika kita gagal,
-
makin indah ketika kita menyadari bahwa semuanya adalah anugerah.
Karena rahmat:
-
kita ditebus,
-
dipelihara,
-
diperbarui setiap pagi,
-
dan diteguhkan sampai akhir.
📖 “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN.”
🙏 Doa Singkat
“Bapa, kami bersyukur atas rahmat-Mu yang besar, lembut, dan kekal. Ajari kami hidup bersandar pada rahmat-Mu setiap hari, dan memuji-Mu dengan hati penuh syukur. Amin.”