TEXT LINK

No. 091 : Memuji Tuhan - Kematian-Nya (Sis. Albert Midlane)



Lirik:

1. Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri;
    Rela t'rima mati, buka pintu kurnia;
    Putra Allah t'lah berdarah, orang dosa baru s'lamat;
    Orang dosa baru s'lamat.

2. Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri;
    Kar'na Allah adil, Dia harus tersemb'lih;
    Agar hukum terpenuhi, kami tak berhutang lagi;
    Kami tak berhutang lagi.

3. Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri;
    Rela t'rima mati menggantikan kami;
    Curahkan darah di salib, pikul dosa
    Kaum Serani; Pikul dosa Kaum Serani.

4. Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri;
    Kasih 'ni sejati, kami tak berarti;
    Meski hambar hati kami, kar'na kasih timbul puji;
    Kar'na kasih timbul puji.

Link:

Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Redemption
Lyrics:Albert Midlane (1825-1909)
Music:James McGranahan (1840-1907)
Time: 4/4Key: F Majo
rMeter: 6.6.6.6.8.8.
Hymn Code:5123453132171
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)
Piano Sheet Music

Kidung: Dia Tak Dapat Tolong Diri-Nya Sendiri


Bait 1

Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri;
Rela t’rima mati, buka pintu kurnia;
Putra Allah t’lah berdarah, orang dosa baru s’lamat;
Orang dosa baru s’lamat.

📖 Ayat Alkitab (LAI)

“Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan.”
Matius 27:42

“Di dalam Dia kita memiliki penebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dosa.”
Efesus 1:7

🌿 Ilustrasi Rohani

Yesus tidak lemah—Ia menahan kuasa-Nya. Ia sanggup turun dari salib, tetapi memilih tinggal agar pintu kasih terbuka bagi manusia berdosa.

💭 Renungan Bait

Keselamatan kita lahir dari pilihan Kristus untuk tidak menyelamatkan diri-Nya. Darah yang tercurah bukan kegagalan, melainkan jalan anugerah.


Bait 2

Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri;
Kar’na Allah adil, Dia harus tersemb’lih;
Agar hukum terpenuhi, kami tak berhutang lagi;
Kami tak berhutang lagi.

📖 Ayat Alkitab (LAI)

“Upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal.”
Roma 6:23

“Ia telah menghapuskan surat hutang… dan memakukannya pada kayu salib.”
Kolose 2:14

🌿 Ilustrasi Rohani

Seperti hutang besar yang dilunasi lunas oleh pihak lain, salib menjadi tempat keadilan Allah dan kasih Allah bertemu.

💭 Renungan Bait

Allah tidak menutup mata terhadap dosa, tetapi menanggungnya sendiri. Karena itu, orang percaya tidak lagi hidup di bawah rasa hutang dan hukuman.


Bait 3

Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri;
Rela t’rima mati menggantikan kami;
Curahkan darah di salib, pikul dosa kaum Serani;
Pikul dosa kaum Serani.

📖 Ayat Alkitab (LAI)

“Ia tertikam oleh karena pemberontakan kita… ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya.”
Yesaya 53:5

“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib.”
1 Petrus 2:24

🌿 Ilustrasi Rohani

Anak Domba berdiri menggantikan kawanan. Yang tidak bersalah menanggung hukuman yang seharusnya milik yang bersalah.

💭 Renungan Bait

Keselamatan bersifat penggantian: Kristus di tempat kita. Inilah inti Injil—bukan usaha manusia, tetapi karya sempurna Anak Allah.


Bait 4

Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri;
Kasih ’ni sejati, kami tak berarti;
Meski hambar hati kami, kar’na kasih timbul puji;
Kar’na kasih timbul puji.

📖 Ayat Alkitab (LAI)

“Kasih Kristus yang menguasai kami.”
2 Korintus 5:14

“Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.”
1 Yohanes 4:19

🌿 Ilustrasi Rohani

Kasih Kristus seperti api yang menyalakan kembali bara hati yang nyaris padam.

💭 Renungan Bait

Pujian sejati tidak lahir dari perasaan yang sempurna, tetapi dari kasih yang lebih dulu sempurna. Ketika kita memandang salib, hati yang dingin pun dipanaskan kembali.


Renungan Keseluruhan Kidung

Kalimat “Dia tak dapat tolong diri-Nya sendiri” bukan tanda kelemahan, melainkan bukti kasih yang paling kuat. Kristus memilih salib agar manusia memperoleh hidup. Di sanalah keadilan Allah dipuaskan, dosa ditanggung, dan pujian sejati dilahirkan.


Doa Penutup

Tuhan Yesus,
Engkau sanggup menyelamatkan diri-Mu,
namun Engkau memilih menyelamatkan kami.
Terima kasih atas darah-Mu,
atas hutang yang Kau lunasi,
atas kasih yang menyalakan pujian dalam hati kami.
Ajarlah kami hidup seturut kasih salib-Mu,
sampai kekal.
Amin.