Lirik:
1. O, Tuhan, berat beban-Mu, dosaku tekan-Mu!
Pijak di pihak yang dosa, menanggung dosaku.
Jadi korban, basuh dosa, bebaskan diriku.
2. Cawanku p'nuh kutuk, maut, itu bagianku,
Namun tiap tetes getirnya, Kau minum bagiku.
Cawan pahit t'lah Kau minum, cawan berkat 'tukku.
3. Allah mengangkat tongkat-Nya, memukul diri-Mu!
Kau disesah, pun terluka, ku bebas hukuman;
Darah adi bercucuran, tebusan pun lunas.
4. Ombak badai menggelora, padamu menerjang!
Lapang dada Kau menanggung, teduhkan hatiku.
Bagiku Kau mati, d'rita, 'jahtera ku dapat.
5. Allah menghunus pedang-Nya, menikam diri-Mu!
Nyala api berputaran, darah-Mu tercurah.
Tuntutan Allah terjawab, gugatan pun sirna.
6. Bagiku Yesus t'lah mati, ku mati dalam-Mu;
Kau bangkit, bebaskan aku, dan hidup dalamku.
Dimurnikan dan diuji, masuk mulia-Mu.
Link:
Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Suffering
Lyrics:Ann Ross Cousin
Music:Ira David Sankey (1840-1908)
Time: 4/4
Key: Eb Major
Meter: 8.6.8.6.8.6.
Hymn Code:135553321565423
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)
Piano Sheet Music
Kidung: O, Tuhan, Berat Beban-Mu
Bait 1
O, Tuhan, berat beban-Mu, dosaku tekan-Mu!
Pijak di pihak yang dosa, menanggung dosaku.
Jadi korban, basuh dosa, bebaskan diriku.
Ayat Alkitab (LAI):
“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.”
— 2 Korintus 5:21
Ilustrasi rohani singkat:
Seperti seorang yang rela turun ke lumpur demi menarik orang lain keluar, Yesus berdiri di tempat orang berdosa agar kita dibebaskan.
Renungan bait:
Yesus tidak hanya menanggung akibat dosa, tetapi mengambil posisi orang berdosa itu sendiri. Beban yang menekan-Nya adalah beban yang seharusnya menghancurkan kita.
Bait 2
Cawanku p'nuh kutuk, maut, itu bagianku,
Namun tiap tetes getirnya, Kau minum bagiku.
Cawan pahit t'lah Kau minum, cawan berkat 'tukku.
Ayat Alkitab (LAI):
“Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku; tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
— Matius 26:39
“Cawan berkat yang kita ucapkan syukur, bukankah adalah persekutuan dengan darah Kristus?”
— 1 Korintus 10:16a
Ilustrasi rohani singkat:
Seperti seseorang yang menukar obat pahit dengan air segar bagi orang lain, Yesus menukar kutuk dengan berkat.
Renungan bait:
Cawan murka Allah yang seharusnya menjadi bagian kita, diminum sampai habis oleh Kristus. Dari ketaatan-Nya lahirlah perjamuan berkat bagi umat-Nya.
Bait 3
Allah mengangkat tongkat-Nya, memukul diri-Mu!
Kau disesah, pun terluka, ku bebas hukuman;
Darah adi bercucuran, tebusan pun lunas.
Ayat Alkitab (LAI):
“Tetapi Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya, dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.”
— Yesaya 53:5
Ilustrasi rohani singkat:
Seperti seorang pengganti hukuman yang berdiri di hadapan hakim, Yesus menerima pukulan keadilan agar kita dilepaskan.
Renungan bait:
Salib bukan kecelakaan sejarah, melainkan pelaksanaan keadilan Allah. Setiap luka Kristus adalah meterai lunasnya penebusan.
Bait 4
Ombak badai menggelora, padamu menerjang!
Lapang dada Kau menanggung, teduhkan hatiku.
Bagiku Kau mati, d'rita, 'jahtera ku dapat.
Ayat Alkitab (LAI):
“Sekalipun Ia disiksa, Ia membiarkan diri-Nya ditindas dan tidak membuka mulut-Nya.”
— Yesaya 53:7a
“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu.”
— Yohanes 14:27a
Ilustrasi rohani singkat:
Seperti pemecah ombak yang menerima hantaman agar daratan tetap tenang, Kristus menanggung badai murka demi damai bagi kita.
Renungan bait:
Ketenteraman batin orang percaya lahir dari penderitaan Kristus. Damai sejati dibayar mahal di kayu salib.
Bait 5
Allah menghunus pedang-Nya, menikam diri-Mu!
Nyala api berputaran, darah-Mu tercurah.
Tuntutan Allah terjawab, gugatan pun sirna.
Ayat Alkitab (LAI):
“Bangunlah, hai pedang, terhadap gembala-Ku, terhadap orang yang menjadi teman-Ku! demikianlah firman TUHAN semesta alam.”
— Zakharia 13:7a
“Ia telah menghapuskan surat hutang yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita.”
— Kolose 2:14
Ilustrasi rohani singkat:
Seperti utang yang disobek di hadapan saksi, darah Kristus menghapus segala tuntutan hukum atas kita.
Renungan bait:
Pedang keadilan Allah tidak jatuh atas orang berdosa, tetapi atas Anak-Nya sendiri. Karena itu tidak ada lagi penghukuman bagi kita di dalam Kristus.
Bait 6
Bagiku Yesus t'lah mati, ku mati dalam-Mu;
Kau bangkit, bebaskan aku, dan hidup dalamku.
Dimurnikan dan diuji, masuk mulia-Mu.
Ayat Alkitab (LAI):
“Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.”
— Galatia 2:20a
“Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia.”
— 2 Timotius 2:11
Ilustrasi rohani singkat:
Seperti biji gandum yang mati lalu tumbuh menghasilkan kehidupan baru, orang percaya mati bersama Kristus untuk hidup dalam kemuliaan.
Renungan bait:
Keselamatan tidak berhenti pada pengampunan, tetapi berlanjut pada persatuan hidup dengan Kristus. Kita mati, bangkit, dan dimuliakan bersama Dia.
Renungan Penghubung Seluruh Kidung
Kidung ini menyingkapkan inti Injil: pertukaran ilahi. Kristus mengambil dosa, kutuk, hukuman, dan maut kita; kita menerima pembenaran, damai, hidup, dan kemuliaan-Nya. Salib adalah tempat keadilan Allah dan kasih Allah bertemu sempurna.
Doa Penutup
Tuhan Yesus Kristus,
kami tersungkur menyadari beratnya beban yang Kau pikul bagi kami.
Ajarlah kami hidup dalam terang salib-Mu,
mati terhadap dosa, dan hidup bagi Allah.
Biarlah hidup kami menjadi jawaban syukur
atas kasih yang tak terukur itu,
hingga kelak kami masuk ke dalam kemuliaan-Mu.
Dalam nama Yesus, Penebus kami. Amin.