Lirik:
1. Pesta berlalu, mesra tertinggal, Bapa, Putra-Mu, pimpin pujian;
Memuji Bapa, sangatlah mesra, serasi dengan-Nya, puji s'rempak.
2. Bapa, selain Kau ku tak harap, ada apa yang lebih mustika?
Kami menyembah, kar'na t'lah kecap, hayat-Mu limpah lezat, tak batas.
3. Dalam kasih-Mu, kasihku tumbuh, lampaui sanak, hubungan dunia;
Dengan kuasa, kasih-Mu bimbingku, makin dalam nikmati hadir-Mu.
4. Bapa, kami ikuti Putra-Mu, pujian bagi-Mu, s'lama tak sudah;
Kenyang nikmati kasih kudus-Mu, anak-Mu kecap limpah nama-Mu.
Link:
Subcategory:His Praise from Many Sons
Lyrics:Robert Allen
Music:Frederick Cook Atkinson (1841-1896)
Time: 4/4
Key: Bb Major
Meter: 10.10.10.10.
Hymn Code:3334365443
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)
Piano Sheet Music
Kidung: “Pesta Berlalu, Mesra Tertinggal”
Bait 1
Kidung
Pesta berlalu, mesra tertinggal, Bapa, Putra-Mu, pimpin pujian;
Memuji Bapa, sangatlah mesra, serasi dengan-Nya, puji s'rempak.
Ayat-ayat Alkitab terkait
-
Ibrani 2:12
“Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku dan memuji Engkau di tengah-tengah jemaat.”
-
Yohanes 17:26
“Supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka.”
-
Roma 15:6
“Supaya dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah.”
-
Mazmur 133:1
“Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!”
Ilustrasi rohani
Seperti keluarga yang tetap menyimpan kehangatan setelah sebuah perayaan usai, demikianlah persekutuan anak-anak Allah: pujian tidak berhenti pada acara, tetapi berlanjut dalam keintiman yang dipimpin oleh Sang Putra.
Bait 2
Kidung
Bapa, selain Kau ku tak harap, ada apa yang lebih mustika?
Kami menyembah, kar'na t'lah kecap, hayat-Mu limpah lezat, tak batas.
Ayat-ayat Alkitab terkait
-
Mazmur 73:25–26
“Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau?”
-
Yohanes 6:57
“Barangsiapa memakan Aku, ia akan hidup oleh Aku.”
-
Yohanes 10:10
“Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”
-
Mazmur 34:9
“Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu!”
Ilustrasi rohani
Seperti seseorang yang mencicipi makanan lezat dan tak ingin kembali pada rasa hambar, demikianlah jiwa yang telah mengecap hayat Allah—tak ada yang lebih berharga selain Dia sendiri.
Bait 3
Kidung
Dalam kasih-Mu, kasihku tumbuh, lampaui sanak, hubungan dunia;
Dengan kuasa, kasih-Mu bimbingku, makin dalam nikmati hadir-Mu.
Ayat-ayat Alkitab terkait
-
Roma 5:5
“Kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus.”
-
Yohanes 13:34–35
“Kasihilah seorang akan yang lain… dengan demikian semua orang akan tahu.”
-
Efesus 3:16–19
“Supaya kamu berakar dan berdasar di dalam kasih.”
-
1 Yohanes 4:12
“Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita.”
Ilustrasi rohani
Kasih Allah seperti sungai yang terus mengalir: mula-mula menyegarkan hati, lalu meluap keluar, melampaui batas hubungan alami dan membawa kita semakin dalam ke hadirat-Nya.
Bait 4
Kidung
Bapa, kami ikuti Putra-Mu, pujian bagi-Mu, s'lama tak sudah;
Kenyang nikmati kasih kudus-Mu, anak-Mu kecap limpah nama-Mu.
Ayat-ayat Alkitab terkait
-
Ibrani 12:2
“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus.”
-
Wahyu 7:9–10
“Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!”
-
Mazmur 16:11
“Di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah.”
-
Efesus 1:6
“Untuk memuji kemuliaan kasih karunia-Nya.”
Ilustrasi rohani
Seperti anak-anak yang mengikuti kakak sulung mereka menuju rumah, demikianlah kita mengikuti Kristus—dipimpin masuk ke hadirat Bapa, dipuaskan oleh kasih-Nya, dan dipenuhi pujian yang tak berkesudahan.
🌿 RENUNGAN
Kidung ini menegaskan bahwa puncak kehidupan Kristen bukanlah acara rohani, melainkan keintiman yang berkelanjutan dengan Bapa. Dalam Kristus, kita dipimpin untuk menikmati kasih Allah yang hidup, lezat, dan tak terbatas. Dari keintiman itulah pujian sejati mengalir—bukan sebagai kewajiban, tetapi sebagai luapan hayat.
Semakin kita mengecap hadirat-Nya, semakin pujian menjadi alami, mesra, dan kekal.
🙏 DOA PENUTUP
Bapa yang penuh kasih,
terima kasih karena Putra-Mu memimpin kami masuk dalam pujian yang mesra kepada-Mu.
Kami rindu hanya Engkau menjadi pengharapan dan kepuasan kami.
Tuntun kami terus menikmati kasih-Mu yang hidup dan tak terbatas,
hingga seluruh hidup kami menjadi pujian yang serasi dengan kehendak-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.