TEXT LINK

No. 118 : Memuji Tuhan - Kemuliaan-Nya (Thomas Kelly)



Lirik:

1. Dulu kepala berduri, kini mulia dib'ri;
    Tuhan Yesus, P'nolong kami, Kau terangkat tinggi.

2. Dikau sukaria kaum S'rani, t'rang di langit tinggi;
    Kami sesap sungai kasih, memang tak terperi.

3. Olok, cemooh dan kuasa-Mu, b'ri kami seluruh;
    Bumi menyangkal nama-Mu, Allah junjung agung.

4. Yang mau mend'rita bersama, k'lak mulia di surga;
    Tangguhkan kami, ya, Tuhan, abai mewah dunia.
   
5. Salib bagi-Mu maut, hina, bagiku dia hayat!
    Pun mulia dan kuasa! Sentosa s'lamanya!

(Thomas Kelly, Ibrani 2:10)

Link:

Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Glory
Lyrics:Thomas Kelly (1769-1855)
Music:George Nelson Allen (1812-1877)
Time: 3/4
Key: Ab Major
Meter: 8.6.8.6.
Hymn Code:3455132161655132
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)

    Judul Kidung:

    “Dari Duri Menuju Kemuliaan”

    Tema: Kristus yang dahulu dihina kini dimuliakan, dan umat-Nya dipanggil mengikuti Dia dalam jalan salib menuju kemuliaan.


    BAIT 1

    *“Dulu kepala berduri, kini mulia dib’ri;

    Tuhan Yesus, P’nolong kami, Kau terangkat tinggi.”*

    Ayat Alkitab (LAI)

    Matius 27:29

    “Mereka menganyam sebuah mahkota duri…”

    Filipi 2:9

    “Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia…”

    Penjelasan Rohani

    Yesus yang dahulu dimahkotai duri kini dimahkotai kemuliaan.
    Penderitaan-Nya bukan kegagalan, melainkan jalan menuju kemuliaan.

    👉 Ini mengajarkan prinsip rohani:
    salib selalu mendahului takhta.


    BAIT 2

    *“Dikau sukaria kaum S’rani, t’rang di langit tinggi;

    Kami sesap sungai kasih, memang tak terperi.”*

    Ayat Alkitab (LAI)

    Ibrani 12:2

    “Yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia…”

    Yohanes 7:38

    “Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

    Penjelasan Rohani

    Kristus kini menjadi sukacita sorgawi dan sumber kasih yang mengalir.
    Apa yang dinikmati surga, kini juga dialami umat-Nya melalui Roh Kudus.

    👉 Salib menghasilkan sukacita kekal dan hayat yang mengalir.


    BAIT 3

    *“Olok, cemooh dan kuasa-Mu, b’ri kami seluruh;

    Bumi menyangkal nama-Mu, Allah junjung agung.”*

    Ayat Alkitab (LAI)

    Yesaya 53:3

    “Ia dihina dan dihindari orang…”

    Kisah Para Rasul 2:36

    “Allah telah membuat Yesus… menjadi Tuhan dan Kristus.”

    Penjelasan Rohani

    Dunia mungkin menolak dan menghina Yesus,
    tetapi Allah meninggikan dan memuliakan Dia.

    👉 Ini menegaskan:
    Penilaian dunia tidak menentukan kemuliaan Kristus.


    BAIT 4

    *“Yang mau mend’rita bersama, k’lak mulia di surga;

    Tangguhkan kami, ya, Tuhan, abai mewah dunia.”*

    Ayat Alkitab (LAI)

    Roma 8:17

    “Jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.”

    Penjelasan Rohani

    Mengikuti Kristus berarti siap menderita bersama Dia,
    namun juga dijanjikan kemuliaan bersama Dia.

    👉 Ini adalah panggilan pemuridan sejati:
    menolak kemewahan dunia demi kemuliaan kekal.


    BAIT 5

    *“Salib bagi-Mu maut, hina, bagiku dia hayat!

    Pun mulia dan kuasa! Sentosa s’lamanya!”*

    Ayat Alkitab (LAI)

    Galatia 2:20

    “Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup…”

    1 Korintus 1:18

    “Salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan salib adalah kekuatan Allah.”

    Penjelasan Rohani

    Apa yang menjadi kehinaan bagi Kristus,
    menjadi sumber hidup dan kuasa bagi kita.

    👉 Salib bukan hanya simbol penderitaan,
    tetapi sumber hayat, kuasa, dan kemuliaan bagi orang percaya.


    RINGKASAN MAKNA KIDUNG

    Kidung ini mengajarkan garis rohani yang jelas:

    ✨ Kristus dari mahkota duri menuju mahkota kemuliaan
    ✨ Salib menghasilkan sukacita dan hayat
    ✨ Dunia menolak, Allah memuliakan
    ✨ Umat dipanggil ikut menderita dan dimuliakan
    ✨ Salib menjadi sumber hidup, kuasa, dan kemuliaan

    👉 Ini menegaskan:
    Jalan salib bukan akhir, melainkan jalan menuju kemuliaan kekal.


    DOA PENUTUP

    Tuhan Yesus,
    Engkau rela mengenakan mahkota duri
    agar kami menerima mahkota kehidupan.

    Ajari kami tidak mencari kemewahan dunia,
    tetapi setia mengikuti-Mu dalam jalan salib.
    Bentuk hati kami supaya tidak takut menderita bersama-Mu,
    karena kami rindu dimuliakan bersama-Mu.

    Biarlah salib bukan sekadar simbol,
    melainkan sumber hayat dan kuasa dalam hidup kami.

    Dalam nama-Mu yang mulia,
    Tuhan Yesus Kristus,
    kami berdoa.
    Amin.