TEXT LINK

No. 110 : Memuji Tuhan - Menjunjung Tinggi Dia (J.N Darby)



lirik:

1. Dengar, suara menggelegar, junjung tinggi Sang Domba;
    Laksaan saleh beresonan, hamonis pun tak hingga.

2. Tiap penjuri puji Domba, genap surga bergita;
    Se-mua mulut nyanyi riang, penuh luap pujian.

3. Wangi syukur p'ri ukupan, membubung pada Bapa;
    Se-mua lutut sembah Putra, memujilah serempak.

4. Terang Putra menyatakan, mulia Bapa sepenuh;
    Hikmat Bapa 'nyatakan jua, Sang Putra sama agung.

5. Roh Kudus 'nembus segala, kaum surga selaras;
    kelilingi Domba Suci, memuji Dia Sang Kekal.

6. Cip-taan baru puas kini, lega, riang, dan pasti;
    Berkat s'lamat yang diberi, bebas, tak t'rikat lagi.

7. Dengar! Surga riuh kembali, kidung puji menggema;
    Cakrawala penuh amin! Amin atas kur-nia-Nya.

(J.N Darby : Lahir, 18 Nov. 1800; meninggal umur 82 th.
Kidung ini dikarang th. 1835, saat sakit keras di ruangan kecil,
tersembunyi dan gelap : Wahyu 4 dan 5; Fil. 2:11)

Link:


Lead Sheets:Guitar · Piano
Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Exaltation
Lyrics:John Nelson Darby (1800-1882)
 See Biography
Music:Geistliche Lieder, German
Time: 9/8
Key: G Major
Meter: 8.7.8.7.
Hymn Code:5651332125
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)
Piano Sheet Music

    JUDUL KIDUNG

    “Dengar, Suara Menggelegar”
    atau
    “Pujian Surgawi bagi Sang Domba”

    Tema utama:
    Penyembahan kosmis di surga kepada Anak Domba, dalam kesatuan Bapa, Putra, dan Roh Kudus, sampai ciptaan baru menikmati keselamatan sempurna.

    Kidung ini jelas terinspirasi dari Wahyu 5 dan Wahyu 7.


    BAIT 1

    Teks bait:
    Dengar, suara menggelegar, junjung tinggi Sang Domba;
    Laksaan saleh beresonan, hamonis pun tak hingga.

    Ayat Alkitab (LAI):

    1. Wahyu 5:11-12

    “Aku mendengar suara banyak malaikat… jumlah mereka berlaksa-laksa… katanya: Anak Domba itu layak menerima kuasa…”

    1. Mazmur 150:6

    “Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN.”

    Penjelasan rohani singkat:

    Bait ini membuka dengan pemandangan pujian surgawi:

    • Suara menggelegar,

    • berlaksa-laksa orang kudus,

    • harmoni yang tak terhingga.

    Pusat pujian adalah Sang Domba,
    yaitu Kristus yang disembelih dan menang.


    BAIT 2

    Teks bait:
    Tiap penjuri puji Domba, genap surga bergita;
    Se-mua mulut nyanyi riang, penuh luap pujian.

    Ayat Alkitab (LAI):

    1. Wahyu 5:13

    “Semua makhluk… berkata: Bagi Dia… adalah puji-pujian…”

    1. Mazmur 103:22

    “Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya.”

    Penjelasan rohani singkat:

    Bait ini menegaskan keserentakan pujian:

    • Tidak ada satu makhluk pun yang diam,

    • seluruh surga bergita dan bernyanyi serempak.

    Pujian kepada Anak Domba bersifat universal dan total.


    BAIT 3

    Teks bait:
    Wangi syukur p'ri ukupan, membubung pada Bapa;
    Se-mua lutut sembah Putra, memujilah serempak.

    Ayat Alkitab (LAI):

    1. Wahyu 5:8

    “Masing-masing memegang cawan emas penuh dengan kemenyan, itulah doa orang-orang kudus.”

    1. Filipi 2:10

    “Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit…”

    Penjelasan rohani singkat:

    Bait ini menggabungkan:

    • Doa orang kudus sebagai ukupan harum,

    • dan penyembahan universal kepada Putra.

    Doa di bumi naik ke hadirat Bapa,
    dan seluruh makhluk berlutut menyembah Anak.


    BAIT 4

    Teks bait:
    Terang Putra menyatakan, mulia Bapa sepenuh;
    Hikmat Bapa 'nyatakan jua, Sang Putra sama agung.

    Ayat Alkitab (LAI):

    1. Yohanes 1:18

    “Anak Tunggal Allah… Dialah yang menyatakan-Nya.”

    1. Ibrani 1:3

    “Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah.”

    Penjelasan rohani singkat:

    Bait ini menyingkap hubungan Bapa dan Putra:

    • Kemuliaan Bapa dinyatakan melalui Putra,

    • hikmat Bapa terlihat di dalam Putra.

    Kristus adalah penyingkap sempurna Allah.


    BAIT 5

    Teks bait:
    Roh Kudus 'nembus segala, kaum surga selaras;
    Kelilingi Domba Suci, memuji Dia Sang Kekal.

    Ayat Alkitab (LAI):

    1. Wahyu 4:5

    “Tujuh obor menyala-nyala… itulah tujuh Roh Allah.”

    1. 1 Korintus 12:3

    “Tidak seorang pun dapat mengaku: Yesus adalah Tuhan, selain oleh Roh Kudus.”

    Penjelasan rohani singkat:

    Bait ini menghadirkan peranan Roh Kudus:

    • Roh menembus segala,

    • menyelaraskan pujian surga,

    • memusatkan semua kepada Domba Suci.

    Penyembahan sejati selalu terjadi dalam Roh Kudus.


    BAIT 6

    Teks bait:
    Cip-taan baru puas kini, lega, riang, dan pasti;
    Berkat s'lamat yang diberi, bebas, tak t'rikat lagi.

    Ayat Alkitab (LAI):

    1. Wahyu 21:5

    “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”

    1. Roma 8:21

    “Ciptaan itu sendiri akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan.”

    Penjelasan rohani singkat:

    Bait ini berbicara tentang hasil akhir keselamatan:

    • Ciptaan baru telah terwujud,

    • tidak lagi terikat,

    • penuh kepastian, sukacita, dan kelegaan.

    Inilah kepenuhan penebusan bagi seluruh ciptaan.


    BAIT 7

    Teks bait:
    Dengar! Surga riuh kembali, kidung puji menggema;
    Cakrawala penuh amin! Amin atas kur-nia-Nya.

    Ayat Alkitab (LAI):

    1. Wahyu 7:12

    “Amin! Pujian dan kemuliaan dan hikmat dan syukur… bagi Allah kita sampai selama-lamanya.”

    1. 2 Korintus 1:20

    “Di dalam Dia semua janji Allah telah menjadi ‘Ya’. Karena itu oleh Dia kita mengatakan ‘Amin’…”

    Penjelasan rohani singkat:

    Bait penutup adalah peneguhan final:

    • Surga kembali riuh,

    • seluruh alam semesta berkata: Amin!

    • sebagai jawaban atas anugerah keselamatan Allah.


    KESATUAN MAKNA KIDUNG

    Struktur rohani kidung ini sangat kaya dan progresif:

    1. Bait 1–2 – Pujian kosmis kepada Anak Domba

    2. Bait 3 – Doa dan penyembahan universal

    3. Bait 4–5 – Penyataan Tritunggal: Bapa, Putra, Roh Kudus

    4. Bait 6 – Hasil akhir: ciptaan baru yang bebas

    5. Bait 7 – Penutup: seluruh surga berkata Amin

    Kesatuan pesannya:

    Seluruh surga dan ciptaan menyembah Anak Domba,
    dalam kesatuan Bapa, Putra, dan Roh Kudus,
    sampai penebusan tuntas, ciptaan baru lahir,
    dan seluruh alam semesta berseru:
    Amin atas anugerah-Nya!


    DOA PENUTUP

    Bapa yang mulia,
    kami bersyukur karena melalui Anak Domba
    Engkau menyelamatkan kami dan memperbarui ciptaan.

    Tuhan Yesus, Anak Domba yang layak,
    terimalah pujian kami di bumi
    sebagaimana pujian yang bergema di surga.

    Roh Kudus,
    selaraskan hati kami dengan nyanyian surgawi,
    supaya hidup kami menjadi penyembahan yang berkenan.

    Sampai hari kami ikut berdiri di hadapan takhta-Mu
    dan berseru bersama seluruh ciptaan:
    Amin! Bagi Dia kemuliaan sampai selama-lamanya.

    Dalam nama Anak Domba yang kekal,
    Amin.