1. Putra Allah, Juru-s'lamat,
darah adi menebusku, lepas maut dosa;
kaum saleh-Mu girang nampak:
Kau bermahkota mulia,
dan duduk di takhta, dan duduk di takhta.
2. Kenan Bapa, Kau terangkat,
mulia, hormat, kuasa, duduk kanan Allah.
Kini puji, hikmat, limpah,
s'mua milik-Mu, Juru-s'lamat!
Hari-Mu tak sudah, hari-Mu tak sudah.
3. Kau Sang Kepala gereja,
berkat bagi g'nap anggota, milik-Mu milikku;
Kau-lah hayat, kekuatanku,
hingga ku berdiri teguh,
Musuh lari kabur, musuh lari kabur.
4. Hari mulia seg'ra tiba,
mempelai-Mu 'kan terangkat, tatap Sang Rupawan,
Sungguh girang, nampak Dikau;
lihat, kami s'mua milik-Mu,
Kekal beserta-Mu, Kekal beserta-Mu.
JUDUL KIDUNG
“Putra Allah, Juru Selamat”
Tema utama:
Kristus sebagai Penebus, Raja yang ditinggikan, Kepala Gereja, dan Mempelai Pria yang akan datang menjemput gereja-Nya.
Kidung ini mengikuti garis:
penebusan → penobatan di takhta → kehidupan gereja → pengharapan kedatangan Tuhan.
BAIT 1
Teks bait:
Putra Allah, Juru-s'lamat,
darah adi menebusku, lepas maut dosa;
kaum saleh-Mu girang nampak:
Kau bermahkota mulia,
dan duduk di takhta, dan duduk di takhta.
Ayat Alkitab (LAI):
-
1 Petrus 1:18-19
“Kamu telah ditebus… dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus.”
-
Wahyu 5:9-10
“Engkau telah disembelih… dan Engkau telah menjadikan mereka raja dan imam.”
-
Ibrani 1:3
“Sesudah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait pertama memadukan dua kebenaran:
-
Penebusan oleh darah Kristus,
-
dan penobatan Kristus di atas takhta.
Kristus yang berdarah di salib
kini adalah Raja yang bermahkota,
dan umat tebusan bersukacita melihat Dia dimuliakan.
BAIT 2
Teks bait:
Kenan Bapa, Kau terangkat,
mulia, hormat, kuasa, duduk kanan Allah.
Kini puji, hikmat, limpah,
s'mua milik-Mu, Juru-s'lamat!
Hari-Mu tak sudah, hari-Mu tak sudah.
Ayat Alkitab (LAI):
-
Filipi 2:9-11
“Allah sangat meninggikan Dia… supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada…”
-
Efesus 1:20-21
“Didudukkan-Nya di sebelah kanan-Nya… jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa.”
-
Wahyu 5:12
“Anak Domba itu layak menerima kuasa dan kekayaan dan hikmat dan kekuatan…”
Penjelasan rohani singkat:
Bait ini menekankan kenaikan dan peninggian Kristus:
-
Ia diterima Bapa,
-
duduk di sebelah kanan Allah,
-
dan menerima puji, hikmat, hormat, dan kuasa tanpa akhir.
“Hari-Mu tak sudah” menyatakan:
pemerintahan Kristus bersifat kekal.
BAIT 3
Teks bait:
Kau Sang Kepala gereja,
berkat bagi g'nap anggota, milik-Mu milikku;
Kau-lah hayat, kekuatanku,
hingga ku berdiri teguh,
Musuh lari kabur, musuh lari kabur.
Ayat Alkitab (LAI):
-
Kolose 1:18
“Ia adalah Kepala tubuh, yaitu jemaat.”
-
Yohanes 1:16
“Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.”
-
Efesus 6:10-11
“Hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan dan di dalam kekuatan kuasa-Nya.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait ini memindahkan fokus dari surga ke kehidupan gereja di bumi:
-
Kristus adalah Kepala gereja,
-
segala berkat-Nya menjadi bagian anggota tubuh,
-
dan oleh hayat serta kuasa-Nya,
umat Allah berdiri teguh dan menang atas musuh.
BAIT 4
Teks bait:
Hari mulia seg'ra tiba,
mempelai-Mu 'kan terangkat, tatap Sang Rupawan,
Sungguh girang, nampak Dikau;
lihat, kami s'mua milik-Mu,
Kekal beserta-Mu, Kekal beserta-Mu.
Ayat Alkitab (LAI):
-
1 Tesalonika 4:16-17
“Orang-orang yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit… kita akan diangkat bersama-sama… menyongsong Tuhan.”
-
Wahyu 19:7
“Hari perkawinan Anak Domba telah tiba dan pengantin-Nya telah siap sedia.”
-
Yohanes 14:3
“Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku.”
Penjelasan rohani singkat:
Bait terakhir berbicara tentang pengharapan eskatologis gereja:
-
Kristus sebagai Mempelai Pria,
-
gereja sebagai mempelai yang diangkat,
-
dan tujuan akhir:
kekal beserta Tuhan dalam kemuliaan.
KESATUAN MAKNA KIDUNG
Alur rohani kidung ini sangat indah dan lengkap:
-
Bait 1 – Penebusan dan penobatan Kristus
-
Bait 2 – Kenaikan dan pemerintahan Kristus di takhta
-
Bait 3 – Kristus sebagai Kepala gereja di masa kini
-
Bait 4 – Kedatangan Tuhan dan pengangkatan gereja
Kesatuan pesannya:
Kristus yang menebus dengan darah,
kini memerintah di atas takhta,
menopang gereja sebagai Kepala,
dan kelak akan datang kembali
untuk menjemput mempelai-Nya,
supaya umat tebusan hidup kekal beserta Dia.
DOA PENUTUP
Tuhan Yesus, Putra Allah dan Juru Selamat kami,
terima kasih karena darah-Mu telah menebus kami
dan Engkau kini duduk di atas takhta dalam kemuliaan.Jadikan kami anggota tubuh-Mu
yang hidup oleh hayat-Mu dan berdiri teguh oleh kuasa-Mu.Kami menantikan hari mulia
saat Engkau datang kembali menjemput mempelai-Mu,
supaya kami kekal beserta-Mu dalam terang dan sukacita.Sampai hari itu tiba,
biarlah hidup kami menjadi pujian
bagi Engkau, Raja yang memerintah untuk selama-lamanya.Dalam nama Tuhan Yesus,
Amin.