TEXT LINK

No. 111 : Memuji Tuhan - Menjunjung Tinggi Dia

Lirik:

1. Putra Allah, Juru-s'lamat,
    darah adi menebusku, lepas maut dosa;
    kaum saleh-Mu girang nampak:
    Kau bermahkota mulia,
    dan duduk di takhta, dan duduk di takhta.

2. Kenan Bapa, Kau terangkat,
    mulia, hormat, kuasa, duduk kanan Allah.
    Kini puji, hikmat, limpah,
    s'mua milik-Mu, Juru-s'lamat!
    Hari-Mu tak sudah, hari-Mu tak sudah.

3. Kau Sang Kepala gereja,
    berkat bagi g'nap anggota, milik-Mu milikku;
    Kau-lah hayat, kekuatanku,
    hingga ku berdiri teguh,
    Musuh lari kabur, musuh lari kabur.

4. Hari mulia seg'ra tiba,
    mempelai-Mu 'kan terangkat, tatap Sang Rupawan,
    Sungguh girang, nampak Dikau;
    lihat, kami s'mua milik-Mu,
    Kekal beserta-Mu, Kekal beserta-Mu.

JUDUL KIDUNG

“Putra Allah, Juru Selamat”

Tema utama:
Kristus sebagai Penebus, Raja yang ditinggikan, Kepala Gereja, dan Mempelai Pria yang akan datang menjemput gereja-Nya.

Kidung ini mengikuti garis:
penebusan → penobatan di takhta → kehidupan gereja → pengharapan kedatangan Tuhan.


BAIT 1

Teks bait:
Putra Allah, Juru-s'lamat,
darah adi menebusku, lepas maut dosa;
kaum saleh-Mu girang nampak:
Kau bermahkota mulia,
dan duduk di takhta, dan duduk di takhta.

Ayat Alkitab (LAI):

  1. 1 Petrus 1:18-19

“Kamu telah ditebus… dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus.”

  1. Wahyu 5:9-10

“Engkau telah disembelih… dan Engkau telah menjadikan mereka raja dan imam.”

  1. Ibrani 1:3

“Sesudah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar.”

Penjelasan rohani singkat:

Bait pertama memadukan dua kebenaran:

  • Penebusan oleh darah Kristus,

  • dan penobatan Kristus di atas takhta.

Kristus yang berdarah di salib
kini adalah Raja yang bermahkota,
dan umat tebusan bersukacita melihat Dia dimuliakan.


BAIT 2

Teks bait:
Kenan Bapa, Kau terangkat,
mulia, hormat, kuasa, duduk kanan Allah.
Kini puji, hikmat, limpah,
s'mua milik-Mu, Juru-s'lamat!
Hari-Mu tak sudah, hari-Mu tak sudah.

Ayat Alkitab (LAI):

  1. Filipi 2:9-11

“Allah sangat meninggikan Dia… supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada…”

  1. Efesus 1:20-21

“Didudukkan-Nya di sebelah kanan-Nya… jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa.”

  1. Wahyu 5:12

“Anak Domba itu layak menerima kuasa dan kekayaan dan hikmat dan kekuatan…”

Penjelasan rohani singkat:

Bait ini menekankan kenaikan dan peninggian Kristus:

  • Ia diterima Bapa,

  • duduk di sebelah kanan Allah,

  • dan menerima puji, hikmat, hormat, dan kuasa tanpa akhir.

“Hari-Mu tak sudah” menyatakan:
pemerintahan Kristus bersifat kekal.


BAIT 3

Teks bait:
Kau Sang Kepala gereja,
berkat bagi g'nap anggota, milik-Mu milikku;
Kau-lah hayat, kekuatanku,
hingga ku berdiri teguh,
Musuh lari kabur, musuh lari kabur.

Ayat Alkitab (LAI):

  1. Kolose 1:18

“Ia adalah Kepala tubuh, yaitu jemaat.”

  1. Yohanes 1:16

“Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.”

  1. Efesus 6:10-11

“Hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan dan di dalam kekuatan kuasa-Nya.”

Penjelasan rohani singkat:

Bait ini memindahkan fokus dari surga ke kehidupan gereja di bumi:

  • Kristus adalah Kepala gereja,

  • segala berkat-Nya menjadi bagian anggota tubuh,

  • dan oleh hayat serta kuasa-Nya,
    umat Allah berdiri teguh dan menang atas musuh.


BAIT 4

Teks bait:
Hari mulia seg'ra tiba,
mempelai-Mu 'kan terangkat, tatap Sang Rupawan,
Sungguh girang, nampak Dikau;
lihat, kami s'mua milik-Mu,
Kekal beserta-Mu, Kekal beserta-Mu.

Ayat Alkitab (LAI):

  1. 1 Tesalonika 4:16-17

“Orang-orang yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit… kita akan diangkat bersama-sama… menyongsong Tuhan.”

  1. Wahyu 19:7

“Hari perkawinan Anak Domba telah tiba dan pengantin-Nya telah siap sedia.”

  1. Yohanes 14:3

“Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku.”

Penjelasan rohani singkat:

Bait terakhir berbicara tentang pengharapan eskatologis gereja:

  • Kristus sebagai Mempelai Pria,

  • gereja sebagai mempelai yang diangkat,

  • dan tujuan akhir:
    kekal beserta Tuhan dalam kemuliaan.


KESATUAN MAKNA KIDUNG

Alur rohani kidung ini sangat indah dan lengkap:

  1. Bait 1 – Penebusan dan penobatan Kristus

  2. Bait 2 – Kenaikan dan pemerintahan Kristus di takhta

  3. Bait 3 – Kristus sebagai Kepala gereja di masa kini

  4. Bait 4 – Kedatangan Tuhan dan pengangkatan gereja

Kesatuan pesannya:

Kristus yang menebus dengan darah,
kini memerintah di atas takhta,
menopang gereja sebagai Kepala,
dan kelak akan datang kembali
untuk menjemput mempelai-Nya,
supaya umat tebusan hidup kekal beserta Dia.


DOA PENUTUP

Tuhan Yesus, Putra Allah dan Juru Selamat kami,
terima kasih karena darah-Mu telah menebus kami
dan Engkau kini duduk di atas takhta dalam kemuliaan.

Jadikan kami anggota tubuh-Mu
yang hidup oleh hayat-Mu dan berdiri teguh oleh kuasa-Mu.

Kami menantikan hari mulia
saat Engkau datang kembali menjemput mempelai-Mu,
supaya kami kekal beserta-Mu dalam terang dan sukacita.

Sampai hari itu tiba,
biarlah hidup kami menjadi pujian
bagi Engkau, Raja yang memerintah untuk selama-lamanya.

Dalam nama Tuhan Yesus,
Amin.