Lirik:
1. Yesus! Sumber hayat kekal! Yesus! Sang awal nafas!
Lewat wafat dan terhina, kalahkan alam gelap.
Melalui kesusahan, memberi keselamatan,
Laksaan suara pujian, mulia bagi Tuhan!
Laksaan suara pujian, mulia bagi Tuhan!
2. Putra Allah menderita, ejekan, benci, maki!
Raja mulia tanggung dosa, pakai mahkota duri;
Wafat demi meny'lamatkan, rantai dosa lucut hempas;
Laksaan suara pujian, bagi Juruselamat!
Laksaan suara pujian, bagi Juruselamat!
3. Semua hina dan cercaan, diam bungkam Kau t'rima;
Bahkan t'rima d'rita maut, genapkan penebusan.
Merendah-Mu menakjubkan, datang dunia, pikul dosa;
Laksaan suara pujian, bagi Juruselamat!
Laksaan suara pujian, bagi Juruselamat!
4. Kar'na Engkau t'lah merendah, Kau mati, ku pun hidup;
Hati, rohku bangkit seg'ra, pada-Mu sembah syukur.
Semua susah Engkau tanggung, semua berkat kami nikmat.
Inilah nyanyianku, memuji hingga kekal.
Inilah nyanyianku, memuji hingga kekal.
Link:
Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Suffering
Lyrics:Ernest Christoph Homburg (1605-1681)
Music:William Batchelder Bradbury (1816-1868)
Time: 3/4
Key: Bb Major
Meter: 8.7.8.7.8.8.7.7.
Hymn Code:511746655175671
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)
Piano Sheet Music
“Yesus! Sumber Hayat Kekal”
Bait 1
Syair
Yesus! Sumber hayat kekal! Yesus! Sang awal nafas!
Lewat wafat dan terhina, kalahkan alam gelap.
Melalui kesusahan, memberi keselamatan,
Laksaan suara pujian, mulia bagi Tuhan!
Ayat Alkitab (LAI)
“Di dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.”
(Yohanes 1:4)“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”
(Yohanes 11:25)
Ilustrasi Rohani Singkat
Mata air tetap mengalir meski tertutup batu; demikian hayat Kristus menembus kematian.
Renungan Bait
Yesus bukan sekadar pemberi hidup, Ia adalah sumber hayat kekal itu sendiri. Melalui kehinaan dan wafat, justru kuasa kegelapan dikalahkan. Keselamatan lahir dari penderitaan-Nya, sehingga pujian bergema dari umat tebusan.
Bait 2
Syair
Putra Allah menderita, ejekan, benci, maki!
Raja mulia tanggung dosa, pakai mahkota duri;
Wafat demi meny'lamatkan, rantai dosa lucut hempas;
Laksaan suara pujian, bagi Juruselamat!
Ayat Alkitab (LAI)
“Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan.”
(Yesaya 53:3)“Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya.”
(Matius 27:29)“Ia telah memerdekakan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih.”
(Kolose 1:13)
Ilustrasi Rohani Singkat
Mahkota duri dunia menjadi mahkota keselamatan bagi orang berdosa.
Renungan Bait
Raja kemuliaan memilih jalan penderitaan. Ia menanggung ejekan dan dosa agar rantai perbudakan manusia terlepas. Keselamatan bukan hasil usaha manusia, melainkan harga mahal yang dibayar oleh Putra Allah.
Bait 3
Syair
Semua hina dan cercaan, diam bungkam Kau t'rima;
Bahkan t'rima d'rita maut, genapkan penebusan.
Merendah-Mu menakjubkan, datang dunia, pikul dosa;
Laksaan suara pujian, bagi Juruselamat!
Ayat Alkitab (LAI)
“Ia dianiaya, tetapi Ia membiarkan diri-Nya ditindas dan tidak membuka mulut-Nya.”
(Yesaya 53:7)“Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”
(Filipi 2:8)
Ilustrasi Rohani Singkat
Anak domba diam saat disembelih, namun darahnya menyelamatkan banyak orang.
Renungan Bait
Keheningan Kristus di tengah hinaan adalah puncak ketaatan dan kasih. Ia tidak membela diri, sebab tujuan-Nya bukan pembenaran diri, melainkan penebusan manusia. Kerendahan-Nya membuka jalan keselamatan kekal.
Bait 4
Syair
Kar'na Engkau t'lah merendah, Kau mati, ku pun hidup;
Hati, rohku bangkit seg'ra, pada-Mu sembah syukur.
Semua susah Engkau tanggung, semua berkat kami nikmat.
Inilah nyanyianku, memuji hingga kekal.
Ayat Alkitab (LAI)
“Sebab jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu.”
(1 Korintus 15:17a)“Karena kasih karunia Allah kamu diselamatkan oleh iman.”
(Efesus 2:8a)
Ilustrasi Rohani Singkat
Kematian benih menghasilkan kehidupan yang berlimpah.
Renungan Bait
Karena Kristus mati dan bangkit, kita hidup dan dibangkitkan secara rohani. Semua penderitaan ditanggung-Nya, dan semua berkat dinikmati kita. Respons yang layak hanyalah penyembahan dan pujian yang tak berkesudahan.
Renungan Penghubung Seluruh Kidung
Kidung ini menyingkap jalan keselamatan ilahi:
Kristus sebagai sumber hayat, rela menderita, merendahkan diri, dan mati, agar manusia memperoleh hidup. Dari salib lahir pujian, dari kehinaan terpancar kemuliaan, dan dari kematian mengalir hayat kekal.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, Sumber hayat kekal,
kami menyembah-Mu dengan hati penuh syukur.
Engkau menanggung penderitaan kami,
agar kami menerima hidup dan keselamatan.
Biarlah hidup kami menjadi nyanyian pujian,
kini dan sampai selama-lamanya.
Amin.