TEXT LINK

No. 044 : Menyembah Bapa - Kasih Karunia-Nya dalam Keputraan (J.N Darby, 1800 - 1882)



Lirik:


1. Bapa, nama-Mu terpuji, karunia-Mu ajarkan;
    Girang karena hayat-Mu, bawa kami ke g'reja.

2. Kes'lamatan yang Kau beri, lampaui pujian kami;
    Hati kami hadap kini, ke takhta-Mu di langit.

3. Di sana Dia menjadi sandaran nan abadi;
    Orang dosa, hayat Kau b'ri, beban dosa tersingkir.

4. Alam kekal 'kan kisahkan, karunia-Mu berlimpah;
    Hingga anak-anak Allah, ucapkan t'rima kasih.

5. Walau belum tampak fajar, tetap maju berjalan;
    Hingga Dia jemput kita, lepas maut, kuburan.

6. Kami girang, kar'na Engkau bagian kekal kami;
    S'rupa Putra! Bersama-Nya! nikmat fajar nan cerah!

7. Mohon Bapa, demi Putra, menjaga kami 'tiasa.
    Tanpa cemas, tanpa kuatir, hingga capai tujuan.

Link:

Category:Worship of the Father
Subcategory:His Grace in Sonship
Lyrics:John Nelson Darby (1800-1882) 
See Biography
Music:John Stevenson
Time: 3/4
Key: F Major
Meter: 8.6.8.6.
Hymn Code:33543212671
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)


Kidung: “Bapa, nama-Mu terpuji”


Bait 1

Kidung

Bapa, nama-Mu terpuji, karunia-Mu ajarkan;
Girang karena hayat-Mu, bawa kami ke g’reja.

Ayat Terkait

  • Matius 6:9

    “Dikuduskanlah nama-Mu.”

  • Efesus 2:8–10

    “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan… untuk melakukan pekerjaan baik.”

  • Kisah Para Rasul 2:47

    “Tuhan menambah jumlah mereka… kepada jemaat.”

➡️ Karunia Bapa mengajar kita memuji nama-Nya
dan menghimpun kita ke dalam gereja, Tubuh Kristus.


Bait 2

Kidung

Kes’lamatan yang Kau beri, lampaui pujian kami;
Hati kami hadap kini, ke takhta-Mu di langit.

Ayat Terkait

  • Ibrani 7:25

    “Ia sanggup menyelamatkan dengan sempurna.”

  • Ibrani 4:16

    “Marilah kita menghampiri takhta kasih karunia.”

  • Kolose 3:1–2

    “Arahkanlah pikiranmu kepada perkara yang di atas.”

➡️ Keselamatan bukan sekadar pelepasan dari dosa,
melainkan membawa hati kita menghadap takhta Bapa.


Bait 3

Kidung

Di sana Dia menjadi sandaran nan abadi;
Orang dosa, hayat Kau b’ri, beban dosa tersingkir.

Ayat Terkait

  • Mazmur 62:6–7

    “Hanya pada Allah saja aku tenang.”

  • Yohanes 5:24

    “Ia mempunyai hidup yang kekal.”

  • Yesaya 53:6

    “TUHAN menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.”

➡️ Kristus adalah sandaran kekal,
yang mengganti beban dosa dengan hayat ilahi.


Bait 4

Kidung

Alam kekal ’kan kisahkan, karunia-Mu berlimpah;
Hingga anak-anak Allah, ucapkan t’rima kasih.

Ayat Terkait

  • Efesus 2:7

    “Supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kekayaan kasih karunia-Nya.”

  • Wahyu 5:9–10

    “Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru.”

  • 1 Tesalonika 5:18

    “Mengucap syukurlah dalam segala hal.”

➡️ Dalam kekekalan,
tema utama pujian anak-anak Allah adalah karunia.


Bait 5

Kidung

Walau belum tampak fajar, tetap maju berjalan;
Hingga Dia jemput kita, lepas maut, kuburan.

Ayat Terkait

  • 2 Korintus 5:7

    “Sebab hidup kami ini adalah karena percaya.”

  • Roma 8:11

    “Roh yang membangkitkan Yesus… akan menghidupkan tubuhmu.”

  • 1 Korintus 15:54–55

    “Hai maut, di manakah kemenanganmu?”

➡️ Sekalipun fajar belum tampak,
kita berjalan oleh iman menuju kemenangan atas maut.


Bait 6

Kidung

Kami girang, kar’na Engkau bagian kekal kami;
S’rupa Putra! Bersama-Nya! nikmat fajar nan cerah!

Ayat Terkait

  • Mazmur 73:26

    “Allah adalah bagian hatiku dan bagianku untuk selama-lamanya.”

  • Roma 8:29

    “Ditentukan-Nya… untuk menjadi serupa dengan Anak-Nya.”

  • 1 Yohanes 3:2

    “Kita akan menjadi sama seperti Dia.”

➡️ Sukacita kita adalah ini:
Allah sendiri menjadi bagian kekal kita,
dan tujuan-Nya ialah keserupaan dengan Putra.


Bait 7

Kidung

Mohon Bapa, demi Putra, menjaga kami ’tiasa.
Tanpa cemas, tanpa kuatir, hingga capai tujuan.

Ayat Terkait

  • Yohanes 17:11

    “Peliharalah mereka dalam nama-Mu.”

  • Yudas 1:24

    “Ia berkuasa memelihara kamu supaya jangan tersandung.”

  • Filipi 1:6

    “Ia yang memulai pekerjaan baik… akan menyelesaikannya.”

➡️ Bapa bukan hanya memulai keselamatan,
Ia juga menjaga sampai tujuan akhir tercapai.


🎨 ILUSTRASI ROHANI

Seorang musafir berjalan malam hari
tanpa melihat matahari,
namun ia tetap maju
karena yakin fajar akan datang.

Demikian juga anak-anak Allah:
kita berjalan bukan karena sudah melihat,
melainkan karena Bapa setia menjaga hingga terang tiba.


✨ RENUNGAN

Kidung ini meneguhkan perjalanan iman:

  • Dimulai oleh karunia

  • Diteguhkan oleh sandaran kekal

  • Dijalani dengan iman

  • Dijaga oleh Bapa

  • Diselesaikan dalam kemuliaan

📖 Roma 8:38–39

“Tidak ada sesuatu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah.”


🙏 DOA SINGKAT

Bapa yang setia,
kami memuji nama-Mu atas karunia keselamatan
dan hayat yang Kau berikan kepada kami.

Meski perjalanan belum selesai,
kami percaya pada penjagaan-Mu.
Peliharalah kami tanpa cemas dan takut,
hingga kami mencapai tujuan
dan menjadi serupa dengan Putra-Mu.

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Amin.