1. Bapa, kasih-Mu tak hingga, kami datang memuji;
Men'rima kasih karunia, gembira hati kami.
Sebelum dunia ada, Kau telah pilih kami;
Dalam waktu Engkau datang, b'ri kurnia pada kami.
2. Dia telah Kau bangkitkan menjadi Yang Pertama,
Dia rampungkan karya-Nya, oleh Dia kami menang.
Kini kami jadi putra, mana mungkin tak senang,
Atas kedaulatan Putra, kami memuji 'tiasa.
3. Allah Yesus, Allah kami, Bapa-Nya, Bapa kami,
Dia dan kami tak terpisah, sedarah pun sedaging.
Dia memimpin kami pulang, memuji dalam sidang,
Kami serupa dengan-Nya, menjadi putra-putra.
4. Kasih, kurnia nan ilahi, Putra-kami - bersatu,
Ini bagian kekal kami, menyenangkan hati-Mu.
Di sini kami menanti, kedatangan Putra-Mu;
Tiada lain minat kami, memuji di depan-Mu.
Kidung: “Bapa, kasih-Mu tak hingga”
Bait 1
Kidung
Bapa, kasih-Mu tak hingga, kami datang memuji;
Men’rima kasih karunia, gembira hati kami.
Sebelum dunia ada, Kau telah pilih kami;
Dalam waktu Engkau datang, b’ri kurnia pada kami.
Ayat Terkait
-
Efesus 1:4–5
“Di dalam Kristus Ia telah memilih kita sebelum dunia dijadikan… supaya kita menjadi anak-anak-Nya.”
-
2 Timotius 1:9
“Kasih karunia ini telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman.”
-
Roma 8:30
“Yang dipilih-Nya itu juga dipanggil-Nya.”
➡️ Kasih Bapa bermula dalam kekekalan,
dan dinyatakan dalam waktu melalui kurnia.
Bait 2
Kidung
Dia telah Kau bangkitkan menjadi Yang Pertama,
Dia rampungkan karya-Nya, oleh Dia kami menang.
Kini kami jadi putra, mana mungkin tak senang,
Atas kedaulatan Putra, kami memuji ’tiasa.
Ayat Terkait
-
Kolose 1:18
“Ia adalah yang sulung dari antara orang mati.”
-
1 Korintus 15:20–22
“Kristus telah dibangkitkan… sebagai buah sulung.”
-
Roma 8:37
“Dalam semuanya itu kita lebih dari pemenang oleh Dia.”
➡️ Kebangkitan Kristus bukan hanya kemenangan-Nya,
tetapi jaminan status kita sebagai putra.
Bait 3
Kidung
Allah Yesus, Allah kami, Bapa-Nya, Bapa kami,
Dia dan kami tak terpisah, sedarah pun sedaging.
Dia memimpin kami pulang, memuji dalam sidang,
Kami serupa dengan-Nya, menjadi putra-putra.
Ayat Terkait
-
Yohanes 20:17
“Bapa-Ku dan Bapamu, Allah-Ku dan Allahmu.”
-
Ibrani 2:11–12
“Ia tidak malu menyebut mereka saudara… di tengah jemaat.”
-
Roma 8:29
“Ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya.”
➡️ Kristus membawa kita masuk
ke dalam hubungan yang sama dengan Bapa
dan menjadikan kita putra-putra sejenis dengan Dia.
Bait 4
Kidung
Kasih, kurnia nan ilahi, Putra–kami bersatu,
Ini bagian kekal kami, menyenangkan hati-Mu.
Di sini kami menanti, kedatangan Putra-Mu;
Tiada lain minat kami, memuji di depan-Mu.
Ayat Terkait
-
Yohanes 17:22–23
“Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku.”
-
1 Yohanes 3:2
“Apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia.”
-
Wahyu 22:20
“Amin, datanglah, Tuhan Yesus!”
➡️ Bagian kekal kita adalah bersatu dengan Putra,
menantikan kedatangan-Nya dalam penyembahan dan kasih.
🎨 ILUSTRASI ROHANI
Seorang ayah menanam pohon
jauh sebelum anaknya lahir.
Tahun demi tahun ia merawatnya,
hingga suatu hari anak itu duduk
di bawah naungan pohon tersebut
dan menikmati buahnya.
Begitulah kasih Bapa:
dirancang sebelum dunia ada,
dinyatakan dalam waktu,
dan dinikmati oleh putra-putra-Nya.
✨ RENUNGAN
Kidung ini membawa kita melihat garis kekal kasih Bapa:
-
Dipilih sebelum dunia ada
-
Digenapkan melalui kebangkitan Putra
-
Dialami sebagai putra-putra
-
Berujung pada pujian kekal di hadapan-Nya
Pujian kita hari ini
adalah latihan bagi pujian kekal.
📖 Efesus 1:6
“Supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia.”
🙏 DOA SINGKAT
Bapa yang penuh kasih,
kami memuji-Mu atas kasih kekal
yang Kau rancang sebelum dunia ada
dan Kau nyatakan melalui Putra-Mu.
Terima kasih karena kami kini putra-putra-Mu,
bersatu dengan Kristus,
menantikan kedatangan-Nya dengan hati rindu.
Biarlah hidup kami
menjadi pujian yang menyenangkan hati-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Amin.