Lirik:
1. Allah Bapa, ku sembah, serta hormat terpanjat,
Kristus jadi kurbanku, Bapa Kau ku sembah.
2. Kasih-Mu dalam pun luas, nyata atas wafat-Nya;
Kurnia, adil ku dapat, Bapa, Kau ku sembah.
3. Dulu najis dan dosa, kini anak Sang Bapa!
Rahmat ini tak tara, Bapa, Kau ku sembah.
4. Di dalam roh menyembah, Kristus realitas-Nya,
Kurban harum ukupan, Bapa, Kau ku sembah.
5. Kembali ku panjatkan, pujian penyembahan,
Kasih-Mu tak terhingga, Bapa, Kau ku sembah.
Link:
Kidung: “Allah Bapa, ku sembah”
Bait 1
Kidung
Allah Bapa, ku sembah, serta hormat terpanjat,
Kristus jadi kurbanku, Bapa Kau ku sembah.
Ayat Terkait
-
Yohanes 4:23
“Penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran.”
-
Ibrani 9:14
“Darah Kristus… menyucikan hati nurani kita untuk beribadah kepada Allah yang hidup.”
-
1 Korintus 5:7
“Kristus adalah Anak Domba Paskah kita.”
Yohanes 4:23
“Penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran.”
Ibrani 9:14
“Darah Kristus… menyucikan hati nurani kita untuk beribadah kepada Allah yang hidup.”
1 Korintus 5:7
“Kristus adalah Anak Domba Paskah kita.”
➡️ Penyembahan kepada Bapa berdasarkan Kristus sebagai kurban.
Bait 2
Kidung
Kasih-Mu dalam pun luas, nyata atas wafat-Nya;
Kurnia, adil ku dapat, Bapa, Kau ku sembah.
Ayat Terkait
-
Roma 3:24–26
“Dibenarkan dengan cuma-cuma oleh kasih karunia… supaya nyata bahwa Ia adil dan membenarkan.”
-
Roma 5:8
“Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita.”
-
Mazmur 85:11
“Kasih dan kesetiaan bertemu, keadilan dan damai sejahtera bercium-ciuman.”
Roma 3:24–26
“Dibenarkan dengan cuma-cuma oleh kasih karunia… supaya nyata bahwa Ia adil dan membenarkan.”
Roma 5:8
“Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita.”
Mazmur 85:11
“Kasih dan kesetiaan bertemu, keadilan dan damai sejahtera bercium-ciuman.”
➡️ Di salib, kasih dan keadilan Allah bertemu secara sempurna.
Bait 3
Kidung
Dulu najis dan dosa, kini anak Sang Bapa!
Rahmat ini tak tara, Bapa, Kau ku sembah.
Ayat Terkait
-
Yohanes 1:12–13
“Mereka dilahirkan… dari Allah.”
-
1 Yohanes 3:1
“Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah.”
-
2 Korintus 5:17
“Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
Yohanes 1:12–13
“Mereka dilahirkan… dari Allah.”
1 Yohanes 3:1
“Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah.”
2 Korintus 5:17
“Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
➡️ Bukan sekadar diampuni, tetapi dilahirkan kembali menjadi anak Bapa.
Bait 4
Kidung
Di dalam roh menyembah, Kristus realitas-Nya,
Kurban harum ukupan, Bapa, Kau ku sembah.
Ayat Terkait
-
Efesus 5:2
“Kristus… telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.”
-
Ibrani 10:19–22
“Kita beroleh keberanian untuk masuk ke dalam tempat kudus oleh darah Yesus.”
-
Filipi 3:3
“Kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah.”
Efesus 5:2
“Kristus… telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.”
Ibrani 10:19–22
“Kita beroleh keberanian untuk masuk ke dalam tempat kudus oleh darah Yesus.”
Filipi 3:3
“Kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah.”
➡️ Kristus adalah realitas penyembahan,
dan kurban-Nya menjadi ukupan harum di hadapan Bapa.
Bait 5
Kidung
Kembali ku panjatkan, pujian penyembahan,
Kasih-Mu tak terhingga, Bapa, Kau ku sembah.
Ayat Terkait
-
Ibrani 13:15
“Marilah kita mempersembahkan korban syukur kepada Allah.”
-
Mazmur 103:1–2
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya.”
-
Wahyu 5:12–13
“Bagi Dia… puji-pujian dan hormat dan kemuliaan.”
Ibrani 13:15
“Marilah kita mempersembahkan korban syukur kepada Allah.”
Mazmur 103:1–2
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya.”
Wahyu 5:12–13
“Bagi Dia… puji-pujian dan hormat dan kemuliaan.”
➡️ Penyembahan sejati mengalir terus-menerus dari hati yang mengenal kasih Bapa.
🎨 ILUSTRASI ROHANI
Di mezbah Perjanjian Lama, asap korban naik terus ke atas.
Kini mezbah itu bukan lagi batu dan api,
melainkan Kristus sendiri.
Setiap kali orang percaya datang kepada Bapa,
Ia mencium keharuman Putra-Nya,
lalu menerima penyembahan itu dengan sukacita.
📖 Kejadian 8:21
“TUHAN mencium bau yang menyenangkan.”
✨ RENUNGAN
Kidung ini menuntun kita pada penyembahan yang murni:
-
Fokusnya bukan pada diri kita,
-
bukan pada perasaan atau usaha,
-
melainkan pada Kristus sebagai kurban yang sempurna.
Karena itu kita dapat berkata:
“Bapa, Kau ku sembah,”
bukan dengan takut,
melainkan dengan keyakinan sebagai anak.
📖 Roma 8:15
“Kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah.”
🙏 DOA SINGKAT
Ya Allah Bapa,
kami datang menyembah-Mu
berdasarkan Kristus, kurban yang harum di hadapan-Mu.
Terima kasih atas kasih-Mu yang dalam dan luas,
yang mengubah kami dari orang berdosa
menjadi anak-anak-Mu.
Terimalah pujian dan penyembahan kami,
bukan karena layak kami,
melainkan karena Putra-Mu.
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Amin.