TEXT LINK

No. 027 : Menyembah Bapa - Kasih-Nya (William Copper)



Lirik:

1. Ya, Allah, mengapa b'rikan Yesus Kristus,
     Putra yang Kau cinta, mati buat yang jatuh?
     Tak lain kar'na cinta-Mu, tak lain kar'na cinta-Mu.
     Kau korbankan Kekasih-Mu.

2. Putra-Mu mengapa tinggalkan takhta-Nya,
     D'rita sampai mati, cucurkan darah-Nya?
     Tak lain kar'na cinta-Nya, tak lain kar'na cinta-Nya.
      Hingga buatku Dia men'drita.

3. Ya, Allah, mengapa Kau b'rikan Roh Kudus,
     Bawa damai surga penuhi hatiku?
     Tak lain kar'na cinta-Mu, tak lain kar'na cinta-Mu.
     Yang mengutus Dia padaku.

4. Besarlah kurnia-Mu, piciklah cintaku!
     Patutlah hatiku bersorak p'nuh syukur.
     Ya, Allah, atas cinta-Mu, ya, Allah, atas cinta-Mu.
     Hingga kekallah syukurku

Link

Category:Worship of the Father
Subcategory:His Love
Lyrics:Ann Taylor Gilbert
Music:Unknown
Time: 3/4
Key: G Major
Meter: 6.6.6.6.8.8.
Hymn Code:513234316714332


🌿 KIDUNG: TAK LAIN KARENA CINTA


Bait 1

“Ya, Allah, mengapa b’rikan Yesus Kristus,
Putra yang Kau cinta, mati buat yang jatuh?
Tak lain kar’na cinta-Mu…
Kau korbankan Kekasih-Mu.”

📖 Yohanes 3:16
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal…”

📖 Roma 8:32
“Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua…”

📖 1 Yohanes 4:9–10
“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan… bahwa Ia telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.”


Bait 2

“Putra-Mu mengapa tinggalkan takhta-Nya,
D’rita sampai mati, cucurkan darah-Nya?
Tak lain kar’na cinta-Nya…
Hingga buatku Dia men’drita.”

📖 Filipi 2:6–8
“…Ia telah mengosongkan diri-Nya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba… dan taat sampai mati, bahkan mati di kayu salib.”

📖 Galatia 2:20
“Anak Allah, yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”

📖 Ibrani 12:2
“…yang oleh sukacita yang disediakan bagi Dia, telah menanggung salib…”


Bait 3

“Ya, Allah, mengapa Kau b’rikan Roh Kudus,
Bawa damai surga penuhi hatiku?
Tak lain kar’na cinta-Mu…
Yang mengutus Dia padaku.”

📖 Yohanes 14:16–17
“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain…”

📖 Roma 5:5
“Kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus…”

📖 Galatia 4:6
“Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: Abba, ya Bapa!”


Bait 4

“Besarlah kurnia-Mu, piciklah cintaku!
Patutlah hatiku bersorak p’nuh syukur.
Ya, Allah, atas cinta-Mu…
Hingga kekallah syukurku.”

📖 Mazmur 116:12
“Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebaikan-Nya kepadaku?”

📖 Efesus 2:4–5
“Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar…”

📖 Wahyu 7:12
“Puji-pujian dan kemuliaan dan hikmat dan syukur… bagi Allah kita sampai selama-lamanya!”


🎨 ILUSTRASI ROHANI

Bayangkan seorang raja yang:

  • meninggalkan istana,

  • menanggalkan mahkota,

  • turun ke tempat orang buangan,

  • dan mati untuk memberontak yang membencinya.

Tidak ada alasan lain yang masuk akal
selain cinta.

Demikianlah karya Allah Tritunggal:

  • Bapa memberi Putra,

  • Putra menyerahkan diri,

  • Roh Kudus datang diam di hati.


✨ RENUNGAN

Kidung ini mengajukan pertanyaan yang paling dalam:
“Mengapa?”

Mengapa:

  • Putra dikorbankan?

  • Salib dipikul?

  • Roh Kudus diutus?

Jawabannya satu:
“Tak lain karena cinta.”

Cinta Allah:

  • bukan teori,

  • bukan emosi sesaat,

  • melainkan tindakan kekal.

Cinta itu:

  • memberi Anak,

  • menanggung salib,

  • dan tinggal di dalam hati kita.

Saat kita menyadari besarnya cinta Allah,
kita pun mengakui kecilnya cinta kita,
dan satu respons yang layak hanyalah:
syukur dan penyembahan seumur hidup.

📖 “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” (1 Yohanes 4:19)


🙏 Doa Singkat
“Ya Allah, kami bersyukur atas cinta-Mu yang tak terukur. Ajari kami membalas cinta-Mu dengan hidup yang penuh syukur dan penyerahan. Amin.”