TEXT LINK

No. 023 : Menyembah Bapa - Rahmat-Nya (Witness Lee)



Lirik:

1. Bapa, rahmat-Mu t'lah Kau 'nyatakan, pada kami,
    orang dosa p'riku Kau b'ri hayat, jadi anak.
    Wadah rahmat, takdir-Mu 'tas kami,
    Wadah mulia, saksikan Kau s'lama.

2. "Kenan rahmat, bukan sembah kurban," Kau 'nyatakan;
    Oleh rahmat, kami t'rima kur-nia, serta mulia.
    Bukan tekad, usaha manusia,
    melainkan, Allah Sang Perahmat.

3. Rahmat, kasih, kur-nia-Mu, ya Bapa, kami kecap;
    Rahmat-Mu mendatangkan hadir-Mu dan wajah-Mu.
    Atas rahmat, kini kami sembah,
    syukur puji, sampai sela-manya.


Link:

Category:Worship of the Father
Subcategory:His Mercy
Music:John Bacchus Dykes (1823-1876)
Time: 3/4
Key: Ab Major
Meter: 10.4.10.4.10.10.
Hymn Code:512332161651712


🌿 KIDUNG: RAHMAT ALLAH YANG MENJADIKAN KITA ANAK


Bait 1

“Bapa, rahmat-Mu t’lah Kau ’nyatakan, pada kami,
orang dosa p’riku Kau b’ri hayat, jadi anak.
Wadah rahmat, takdir-Mu ’tas kami,
Wadah mulia, saksikan Kau s’lama.”

📖 Titus 3:4–5
“Ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita… oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.”

📖 Yohanes 1:12–13
“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah…”

📖 Roma 9:23
“…untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas bejana-bejana belas kasihan, yang telah disediakan-Nya sebelumnya untuk kemuliaan.”

📖 Efesus 1:4–5
“…Ia telah memilih kita di dalam Kristus sebelum dunia dijadikan… dan dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya.”


Bait 2

“‘Kenan rahmat, bukan sembah kurban,’ Kau ’nyatakan;
Oleh rahmat, kami t’rima kurnia, serta mulia.
Bukan tekad, usaha manusia,
melainkan, Allah Sang Perahmat.”

📖 Hosea 6:6
“Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan pengenalan akan Allah lebih dari korban-korban bakaran.”

📖 Efesus 2:8–9
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu…”

📖 Roma 11:6
“Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan…”

📖 Yakobus 1:17
“Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna datangnya dari atas…”


Bait 3

“Rahmat, kasih, kurnia-Mu, ya Bapa, kami kecap;
Rahmat-Mu mendatangkan hadir-Mu dan wajah-Mu.
Atas rahmat, kini kami sembah,
syukur puji, sampai selamanya.”

📖 Mazmur 67:2
“Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya.”

📖 Ibrani 10:19–22
“…oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus…”

📖 Mazmur 145:2
“Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.”

📖 Wahyu 7:10
“Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!”


🎨 ILUSTRASI ROHANI

Bayangkan bejana tanah liat yang sederhana — tidak indah, tidak kuat.
Namun bejana itu dipilih, dibersihkan, lalu diisi air hidup.

Nilainya bukan pada bejananya,
melainkan pada isi dan tujuan Sang Pembuat.

Demikian pula kita:

  • dahulu bejana rapuh karena dosa,

  • kini dijadikan wadah rahmat,

  • untuk memancarkan kemuliaan Allah sepanjang masa.


✨ RENUNGAN

Kidung ini menegaskan satu kebenaran besar:
segala sesuatu bermula dari rahmat, berjalan oleh rahmat, dan berakhir dalam kemuliaan.