1. Tuhan bangkit dari maut, jadi buah sulung;
Kami nampak Kau t'rangkat, jadi Kristus, k'pala.
Kurnia, sekutu d'ngan-Mu, lenyap bimbang ragu,
Kenang akan mulia-Mu, bersatu dengan-Mu.
2. Kepala atas s'gala, terbesar kuasa-Mu,
"Insan" di kanan Bapa, teragung nama-Mu!
Puncak kuasa dan cinta, Golgota paparkan;
Kasih-Mu menang mutlak, 'tas d'rita terganas.
3. Alam s'mesta serempak, memuji nama-Mu,
S'mua mulut pun mengaku, menyambut hadir-Mu.
Kini hanyalah kami, yang kenal kasih-Mu;
Nikmat kasih di kalbu, bersyukur tak putus.
4. Nama-Mu paling tenar, kurnia-Mu terbesar,
Kasih-Mu paling tinggi, kekal tak bersudah.
Girang, kami memuja, kar'na kita esa;
Mulia-Mu selamanya, kasih-Mu pun kekal.
Kidung: Tuhan Bangkit dari Maut
Bait 1
Tuhan bangkit dari maut, jadi buah sulung;
Kami nampak Kau t’rangkat, jadi Kristus, k’pala.
Kurnia, sekutu d’ngan-Mu, lenyap bimbang ragu,
Kenang akan mulia-Mu, bersatu dengan-Mu.
📖 Ayat Alkitab (LAI)
-
1 Korintus 15:20
“Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai buah sulung dari orang-orang yang telah meninggal.” -
Kolose 1:18
“Ia adalah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ia yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati…” -
Roma 6:5
“Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.”
🌿 Ilustrasi Rohani
Seperti matahari terbit yang menyingkirkan gelap malam, kebangkitan Kristus menyingkirkan keraguan dan membawa pengharapan baru.
💭 Renungan
Kristus bangkit bukan hanya untuk diri-Nya sendiri, tetapi sebagai buah sulung. Kebangkitan-Nya menjamin kebangkitan dan kesatuan hidup kita dengan Dia.
Bait 2
Kepala atas s’gala, terbesar kuasa-Mu,
“Insan” di kanan Bapa, teragung nama-Mu!
Puncak kuasa dan cinta, Golgota paparkan;
Kasih-Mu menang mutlak, ’tas d’rita terganas.
📖 Ayat Alkitab (LAI)
-
Efesus 1:20–22
“…yang dikerjakan-Nya dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa…” -
Kisah Para Rasul 7:56
“Aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.” -
Roma 5:8
“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”
🌿 Ilustrasi Rohani
Salib tampak sebagai kekalahan, namun justru di sanalah kuasa dan kasih Allah mencapai puncaknya.
💭 Renungan
Kristus yang kini berkuasa di kanan Allah adalah Kristus yang lebih dulu menderita di Golgota. Kasih-Nya terbukti lebih kuat dari penderitaan paling kejam.
Bait 3
Alam s’mesta serempak, memuji nama-Mu,
S’mua mulut pun mengaku, menyambut hadir-Mu.
Kini hanyalah kami, yang kenal kasih-Mu;
Nikmat kasih di kalbu, bersyukur tak putus.
📖 Ayat Alkitab (LAI)
-
Filipi 2:10–11
“Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: Yesus Kristus adalah Tuhan…” -
Mazmur 148:1–2, 13
“Pujilah TUHAN dari sorga… hendaklah mereka memuji nama TUHAN…” -
1 Yohanes 4:16
“Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita.”
🌿 Ilustrasi Rohani
Seperti orkestra besar menantikan aba-aba konduktor, seluruh alam menunggu saat memuliakan Kristus sepenuhnya.
💭 Renungan
Kelak semua akan mengaku Yesus adalah Tuhan, tetapi kini gereja-Nya menikmati kasih itu lebih dulu—dengan ucapan syukur yang tak berkesudahan.
Bait 4
Nama-Mu paling tenar, kurnia-Mu terbesar,
Kasih-Mu paling tinggi, kekal tak bersudah.
Girang, kami memuja, kar’na kita esa;
Mulia-Mu selamanya, kasih-Mu pun kekal.
📖 Ayat Alkitab (LAI)
-
Efesus 2:7
“…supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah…” -
Roma 8:38–39
“…tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” -
Yohanes 17:22–23
“…supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu.”
🌿 Ilustrasi Rohani
Seperti ikatan keluarga yang tak terpisahkan, kesatuan kita dengan Kristus terjalin oleh kasih kekal-Nya.
💭 Renungan
Kemuliaan Kristus dan kasih-Nya tidak berakhir. Di dalam kesatuan dengan Dia, kita hidup dalam sukacita dan pujian yang abadi.
🌺 Renungan Penghubung Seluruh Kidung
Kidung ini menelusuri perjalanan Kristus dari kebangkitan sebagai buah sulung, menuju pemuliaan di kanan Allah, lalu pengakuan seluruh alam, dan akhirnya kesatuan kekal antara Kristus dan umat-Nya.
Kristus yang bangkit adalah Kristus yang berkuasa, mengasihi, dan mengikat kita dalam kemuliaan yang tidak berkesudahan.
🙏 Doa Penutup
Tuhan Yesus Kristus,
Engkau bangkit sebagai buah sulung
dan kini duduk mulia di kanan Bapa.
Kami bersyukur karena kami dipersatukan dengan-Mu
dalam hidup, kasih, dan kemuliaan-Mu.
Teguhkan iman kami,
penuhi hati kami dengan syukur,
dan jadikan hidup kami pujian bagi nama-Mu,
sampai seluruh alam memuliakan-Mu bersama kami.
Amin.