TEXT LINK

No. 337 : Konsekrasi - Semua bagi Tuhan (Judson W. Van de Venter)



Lirik:

1. S'mua milikku bagi Kristus, ku sembahkan d'ngan tulus;
    Tiap saat hidup depan-Mu, cinta-Mu s'panjang umur.

    Koor: Semua bagi-Mu! Semua bagi-Mu!
    Tuhan inilah minatku, semua bagi-Mu!

2. S'mua milikku bagi Kristus, depan-Mu ku bersujud;
    Dunia bukanlah milikku, Tuhan, t'rimalah aku.

3. S'mua milikku bagi Kristus, Tuhan-lah pemilikku;
    Roh Kudus jadi saksiku, Tuhan juga milikku.

4. S'mua milikku bagi Kristus, biar ku jadi wadah-Mu;
    Penuh kuasa, kurnia-Mu, menyatakan diri-Mu.

5. S'mua milikku bagi Kristus, Roh-Mu bakar ku murni;
    Alangkah manis kurnia-Mu! Mulia, mulia, ku puji!

Keterangan:

Mat 10:39: "Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, 
dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya."

Kidung ini ditulis untuk mengingat hari ketika Judson W Van De Wenter 
menyerahkan hidupnya kepada Kristus dan mendedikasikan dirinya pada pelayanan.
"Kidung ini ditulis ketika saya sedang melayani sebuah pertemuan di East Palestine, 
Ohio, di rumah George Sebring. Untuk beberapa saat saya bergumul diantara 
mengembangkan bakat di bidang seni dan melakukan penginjilan sepenuh waktu. 
Akhirnya waktu yang penting itu tiba dan saya menyerahkan semuanya. 
Hari yang baru diberikan kepada saya.

Saya menjadi seorang evangelis dan menemukan sebuah bakat yang tidak saya sadari 
sebelumnya. Tuhan telah memberikan sebuah kidung dalam hati saya, dan dengan 
menyentuh nada yang lembut, Dia membuat saya menyanyi,"

Judson Van de Venter lahir di sebuah peternakan di Dundee, Michigan. Ketika dewasa 
dia menjadi seorang guru seni dan supervisor di sekolah-sekolah swasata di Sharon, 
Pennsylvania. Dia juga aktif di Methodist Episcopal Church. Pada saat itulah dia terlibat 
dengan pertemuan-pertemuan evangelis di gerejanya.

Teman-temannya melihat bakat pelayanan dalam dirinya, dan mendorongnya untuk 
menjadi seorang penginjil. Selama 5 tahun berikutnya, ia bimbang antara pelayanan 
dan menjadi seniman. Setelah dia menyerahkan dirinya kepada Tuhan, dia pergi 
ke berbagai kota di Amerika Serikat, Inggris dan skotlandia untuk menginjil. 
Dia dibantu oleh temannya, yang juga seorang penyanyi, Winfield S Weeden. 
Link:
Bahasa Lain:
Cebuano
詩歌(繁)
诗歌(简)
Tagalog

Source: http://www.hymnal.net/hymn.php/h/441#ixzz1wMVEBPvj

No comments:

Post a Comment