TEXT LINK

No. 188 : Memuji Tuhan - Umum




1. Kristus mulia s'mula ada, sejak azali ada;
    Jagat raya belum ada, Dia Bapa nan kekal.
    Tak berawal, tak berakhir, tak berayah dan bunda;
    Tak berubah, tak bersudah, dulu, kini, pun kelak.

2. Kristus mulia, Sang Pencipta, sumber satu-satunya;
    Sang Kuasa, Sang Kepala, pula Yang terutama;
    P'rintah-Nya topang segala, menyatukan segala;
    Allah t'lah menunjuk Dia, mewarisi s'galanya.

3. Kristus mulia, inkarnasi, berkemah tengah insan;
    Dari gadis Dia terlahir, tampil Allah dari-Nya;
    Allah-insan rendah hati, kenakan rupa hamba;
    Dia pancaran cah'ya Allah, pun citra hakiki-Nya.

4. Kristus mulia disalibkan, rela menanggung dosa;
    Dihukum, diganjar Allah, getir maut dikecap.
    Orang lama disalibkan, musnahkan Iblis, Satan;
    Ku terlepas dari dosa, dari semua perangkap.

5. Kristus mulia bangkit sudah, menjadi buah sulung;
    Dia juga bangkitkanku, beri hayat padaku.
    Dia-lah sebutir gandum, kita perbanyakan-Nya;
    Jadi para saudara-Nya, satu sumber dengan-Nya.

6. Kristus mulia, menjadi Roh, di rohku jadi hayat;
    Ku berbagian sifat Allah, ilahi seperti Dia.
    Di dalamku tumbuh besar, serupa ku dengan-Nya;
    Menikmati limpah Allah, jadi perawakan-Nya.

7. Kristus mulia naik surga, melampaui segala;
    Terhormat, mulia, mahkota, Mahatinggi nama-Nya.
    Dia bawaku naik atas, duduk sama di surga;
    Berbagian atas kuasa-Nya, tinggi, kuat, sama Dia.

8. Kristus mulia, curah Roh-Nya, berdirilah gereja;
    Beri fungsi dan talenta, untuk bangun Tubuh-Nya.
    Rawat, asuh, sayang g'reja, tertampil lewat g'reja;
    G'reja kembang-biakkan Dia, berkembang di semesta.

9. Kristus mulia, datang pula, jemput umat tebus-Nya;
    Tumpas musuh, ganjar bangsa, dirikan K'rajaan-Nya.
    Bawa umat memerintah, sampai ujung buana;
    Penuh damai, penuh gita, tent'ram damai sentosa.

10. Kristus mulia, pusat s'gala, menyunting kota suci;
    Langit, bumi dibarui, usang terbasmi bersih.
    Allah terang, Dia dian, atas-Nya Allah tampil;
    Kota suci ekspresi-Nya, penuh Dia abadi.

No comments:

Post a Comment