Apa tak layak bagi-Nya? Surga layak bagi-Nya! Surga layak bagi-Nya!
2. Dia duduk takhta surga, duduk takhta agunglah!
Dia judul kidung pujian, mustika Allah Bapa! Mustika Allah Bapa!
3. Dia agung, namun senang t'rima layanan kita;
Meski lemah suara kita, Dia tetap berkenan. Dia tetap berkenan.
4. Nyanyian kita satu saja, junjung DOmba tersemb'lih;
Juga Yang s'mayam di takhta, t'rima pujian abadi. T'rima pujian abadi.
5. Pernah dulu diremehkan, kini mulia pun hormat;
Miliki takhta mahkota, Dia layak pun tepat! Dia layak pun tepat!
Link:
Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Exaltation
Lyrics:Thomas Kelly (1769-1855)
Music:Jeremiah Clark (1670-1707)
Time: 4/4
Key: G Major
Meter: 8.6.8.6.
Hymn Code:51275123231345
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)
Piano Sheet Music
Judul Kidung:
“Tengok! Domba Dinobatkan!”
Tema besar: Kristus, Anak Domba yang tersembelih dan kini dimuliakan di takhta Allah.
BAIT 1
*“Tengok! Domba dinobatkan! Mulia hormat bagi-Nya!
Apa tak layak bagi-Nya? Surga layak bagi-Nya!”*
Ayat Alkitab (LAI)
Wahyu 5:12
“Anak Domba yang disembelih itu adalah layak menerima kuasa dan kekayaan dan hikmat dan kekuatan dan hormat dan kemuliaan dan puji-pujian!”
Penjelasan Rohani
Bait ini membuka mata iman kita untuk melihat siapakah Kristus sekarang:
Bukan lagi hanya Anak Domba yang menderita, tetapi Anak Domba yang dimahkotai.
Segala yang ada di surga menyatakan: Ia layak!
Kelayakan Kristus tidak datang dari posisi-Nya saja, tetapi dari karya penebusan-Nya.
👉 Ini mengajar kita bahwa penyembahan sejati selalu dimulai dari melihat Kristus dalam kemuliaan-Nya.
BAIT 2
*“Dia duduk takhta surga, duduk takhta agunglah!
Dia judul kidung pujian, mustika Allah Bapa!”*
Ayat Alkitab (LAI)
Ibrani 1:3
“Sesudah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar di tempat yang tinggi.”
Penjelasan Rohani
Kristus bukan hanya menang, tetapi bersemayam di pusat pemerintahan semesta.
Ia menjadi:
-
Isi pujian surga
-
Kesukaan Bapa
-
Pusat rencana kekal Allah
👉 Ini menegaskan:
Kristus bukan sekadar bagian dari iman Kristen — Dia adalah inti dari segalanya.
BAIT 3
*“Dia agung, namun senang t’rima layanan kita;
Meski lemah suara kita, Dia tetap berkenan.”*
Ayat Alkitab (LAI)
Mazmur 147:11
“TUHAN berkenan kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.”
Penjelasan Rohani
Meskipun Kristus sangat mulia, Ia tidak jauh dari umat-Nya.
Dia:
-
Tidak menuntut pujian yang sempurna
-
Tetapi hati yang tulus
-
Dan iman yang berharap kepada-Nya
👉 Ini menghibur gereja:
Penyembahan bukan soal kualitas suara, tetapi keikhlasan hati yang mengagungkan Kristus.
BAIT 4
*“Nyanyian kita satu saja, junjung Domba tersemb’lih;
Juga Yang s’mayam di takhta, t’rima pujian abadi.”*
Ayat Alkitab (LAI)
Wahyu 5:13
“Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!”
Penjelasan Rohani
Gereja di bumi dan surga mempunyai satu lagu utama:
Kristus yang disalibkan dan kini duduk di takhta.
👉 Di sini kita belajar bahwa:
-
Salib dan takhta tidak terpisah
-
Kristus yang kita sembah adalah Dia yang mati dan dimuliakan
Itulah pusat Injil.
BAIT 5
*“Pernah dulu diremehkan, kini mulia pun hormat;
Miliki takhta mahkota, Dia layak pun tepat!”*
Ayat Alkitab (LAI)
Filipi 2:9
“Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama.”
Penjelasan Rohani
Kristus yang dulu:
-
Dicemooh
-
Disalibkan
-
Ditolak
Kini: -
Dimuliakan
-
Dimahkotai
-
Ditinggikan oleh Allah sendiri
👉 Ini menegaskan prinsip rohani:
Kerendahan mendahului kemuliaan.
Dan siapa yang berjalan bersama Kristus juga akan dimuliakan bersama-Nya.
RINGKASAN KIDUNG
Kidung ini membawa kita dalam satu perjalanan iman:
🔹 Kita memandang Kristus yang layak dimuliakan
🔹 Kita melihat Dia duduk di takhta surga
🔹 Kita belajar bahwa Dia tetap berkenan menerima pujian umat-Nya
🔹 Kita menyatukan suara gereja bumi dan surga
🔹 Kita diteguhkan bahwa Kristus yang dulu direndahkan kini ditinggikan
👉 Kidung ini menegaskan:
Kristus bukan hanya Juruselamat kita, tetapi Raja yang kekal dan pusat penyembahan seluruh ciptaan.
DOA PENUTUP
Tuhan Yesus, Anak Domba yang dinobatkan,
Kami memandang Engkau bukan hanya sebagai Juruselamat yang mati bagi kami,
tetapi juga Raja yang hidup dan dimuliakan untuk selama-lamanya.
Terimalah pujian kami,
meski lemah, terbatas, dan sederhana,
sebab Engkau berkenan kepada hati yang takut akan Engkau.
Satukan nyanyian kami dengan nyanyian surga,
agar hidup kami sendiri menjadi pujian bagi-Mu.
Ajarlah kami hidup bukan bagi diri kami,
melainkan bagi Engkau yang layak menerima segala hormat dan kemuliaan.
Dalam nama Yesus, Anak Domba yang layak dimuliakan,
kami berdoa.
Amin.