TEXT LINK

No. 074 : Memuji Tuhan - Inkarnasi-Nya (Charles Wesley)



Lirik

1. Dengar, m'laikat memuji, "Juru-s'lamat t'lah lahir!
    Mulia bagi Allah, sejahtera di bumi."
    Bangkitlah, hai s'mua bangsa! Ikutlah pujian surga!
    Semua memproklamirkan, Dia lahir di Betlehem.
    Semua memproklamirkan, Dia lahir di Betlehem.

2. Kristuslah, gambar Allah, cahaya mulia Allah;
    Dalam waktu, Dia datang, lahir dari sang dara.
    Kenakan tubuh daging, Allah berinkarnasi,
    Tinggal di tengah insan, Yesus-lah Imanuel.
    Tinggal di tengah insan, Yesus-lah Imanuel.

3. Mulia, Sang Raja Damai! Dia Surya Kebenaran!
    Beri terang dan hayat, bangkit, maut tertelan.
    Dia tinggalkan mulia-Nya, jadi Juru-selamat,
    Mati, bangkit, naik surga, lahir ulangkan insan.
    Mati, bangkit, naik surga, lahir ulangkan insan.

4. Dambaan semua bangsa, dalam kami Kau tinggal;
    Benih dara t'lah menang, hancurkan k'pala ular;
    Adam lama terhapus, rupa Kristus terwujud;
    K'limpahan "Adam akhir", ubahku serupa Dia.
    K'limpahan "Adam akhir", ubahku serupa Dia.

Link:

Category:Praise of the Lord
Subcategory:His Incarnation
Lyrics:Charles Wesley (1707-1788)
See Biography

Mikah 5:2
Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil
di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit
 bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang
permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Keterangan:
Kidung ini adalah salah satu dari 6500 kidung tulisan Charles Wesley yang telah 
memperkaya kidung Kristen. Ditulis kira-kira 1 tahun setelah pengalaman pertobatannya 
yang dramatis pada tahun 1738. Bersama dengan kidung "Yesus, kekasih jiwaku, 
(K 729)", kidung ini dianggap sebagai kidung terbaik Wesley.

Seperti kidung Wesley lainnya, lirik kidung ini penuh dengan doktrin Alkitabiah dalam 
bentuk puitis. Menceritakan kunjungan malaikat kepada para gembala pada bait pertama, 
bait berikutnya menceritakan kebenaran rohani kelahiran Kristus dari seorang perawan, 
persona Kristus, keabadian jiwa dan kelahiran kembali.

Eric Routley, seorang himnis Inggris menuliskan dalam bukunya Hymns & Human Life 
"Kidung Wesley ini dibuat dalam urutan yang dapat dinyanyikan laki-laki dan perempuan, 
bukan hanya kepada pengalaman, tetapi juga diketahui; sehingga mereka yang berbudaya 
dapat dibaptis dan mereka yang cuek dapat dipimpin kepada kebenaran dengan melodi 
& irama yang lembut."