Yang tertampak dan terdengar, Sang Terkasih surga.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
2. Dalam-Mu nyata sempurna, kemuliaan Bapa,
Mengandung keilahian, selama-lamanya.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
3. Gambar Allah yang tak batas, esens-Nya terpendam,
Kau-lah terang non ciptaan, ungkap hati Allah.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
4. Tapi misteri nama-Mu, malaikat tak paham,
Diri-Mu misteri juga, Allah saja paham.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
5. Dalam s'luruh jagat raya, diri-Mu pusatnya,
Kekal panjatkan pujian, Sang Terkasih surga.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
đļ KIDUNG: Firman Kekal, Putra Tunggal Allah
Bait 1
Tuhan, Kau-lah firman kekal, Putra Tunggal Allah,
Yang tertampak dan terdengar, Sang Terkasih surga.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
đ Ayat Alkitab (LAI)
-
Yohanes 1:1, 18
Pada mulanya adalah Firman… Firman itu adalah Allah.
Anak Tunggal Allah… Dialah yang menyatakan-Nya. -
Matius 3:17
Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.
đĒ Ilustrasi Rohani
Seperti suara yang keluar dari hati seseorang, Firman kekal menyatakan isi hati Allah. Kristus adalah suara kasih Allah yang dapat dilihat dan didengar manusia.
đĒ Renungan Bait
Kristus bukan sekadar utusan Allah, melainkan Firman kekal yang menjadi nyata. Dalam Dia, Allah yang tak terlihat menjadi dapat dikenal dan dikasihi.
Bait 2
Dalam-Mu nyata sempurna, kemuliaan Bapa,
Mengandung keilahian, selama-lamanya.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
đ Ayat Alkitab (LAI)
-
Kolose 1:19
Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia.
-
Ibrani 1:3
Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah.
đĒ Ilustrasi Rohani
Seperti matahari memancarkan terang tanpa berkurang sedikit pun, Putra memancarkan kemuliaan Bapa tanpa kehilangan keilahian-Nya.
đĒ Renungan Bait
Kemuliaan Allah tidak terbagi atau berkurang di dalam Kristus. Seluruh keilahian hadir utuh dalam diri-Nya untuk selama-lamanya.
Bait 3
Gambar Allah yang tak batas, esens-Nya terpendam,
Kau-lah terang non ciptaan, ungkap hati Allah.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
đ Ayat Alkitab (LAI)
-
Kolose 1:15
Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan.
-
Yohanes 8:12
Akulah terang dunia.
đĒ Ilustrasi Rohani
Bayangan memberi petunjuk, tetapi wajah memberi pengenalan. Kristus bukan bayangan Allah—Dia adalah gambarnya yang sejati.
đĒ Renungan Bait
Kristus menyatakan bukan hanya kuasa Allah, tetapi esensi dan hati Allah—terang ilahi yang tidak diciptakan dan tidak pernah padam.
Bait 4
Tapi misteri nama-Mu, malaikat tak paham,
Diri-Mu misteri juga, Allah saja paham.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
đ Ayat Alkitab (LAI)
-
Filipi 2:9–10
Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama.
-
Matius 11:27
Tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa.
đĒ Ilustrasi Rohani
Samudra terlihat luas di permukaan, tetapi kedalamannya tak terukur. Demikian pula Kristus—dikenal, namun tak pernah habis diselami.
đĒ Renungan Bait
Kristus dapat dialami, namun tidak pernah sepenuhnya terselami. Keilahian-Nya adalah misteri yang hanya dikenal dalam persekutuan dengan Allah.
Bait 5
Dalam s'luruh jagat raya, diri-Mu pusatnya,
Kekal panjatkan pujian, Sang Terkasih surga.
Kau ilahi, Putra Allah, dalam-Mu s'mua limpah Allah.
đ Ayat Alkitab (LAI)
-
Kolose 1:16–17
Segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia… segala sesuatu ada di dalam Dia.
-
Wahyu 5:12–13
Anak Domba itu layak menerima puji-pujian dan hormat.
đĒ Ilustrasi Rohani
Seperti pusat gravitasi menahan segala benda tetap pada tempatnya, Kristus adalah pusat ciptaan dan pujian kekal.
đĒ Renungan Bait
Segala sesuatu berasal dari Kristus, ditopang oleh Kristus, dan akan kembali kepada Kristus. Dia pusat sejarah, ciptaan, dan kekekalan.
đ Renungan Menyeluruh (Menghubungkan Semua Bait)
Kidung ini menuntun kita menyaksikan keagungan Putra Tunggal Allah dari kekekalan hingga kekekalan:
-
Bait 1 menyatakan Kristus sebagai Firman kekal yang menyatakan Allah.
-
Bait 2–3 menegaskan bahwa seluruh kepenuhan dan esensi Allah berdiam dalam Dia.
-
Bait 4 membawa kita tunduk pada misteri keilahian-Nya yang tak terselami.
-
Bait 5 menutup dengan penglihatan kosmik: Kristus sebagai pusat ciptaan dan pujian kekal.
Kidung ini menolong kita beralih dari sekadar mengenal tentang Kristus kepada menyembah Kristus sebagai pusat segalanya.
đ Doa Penutup
Ya Bapa yang kekal,
kami memuji-Mu atas Putra Tunggal-Mu,
Firman kekal yang menyatakan hati-Mu.
Bukalah mata kami untuk mengenal Dia,
mengasihi Dia, dan hidup berpusat pada Dia.
Biarlah seluruh hidup kami
menjadi pujian bagi Sang Terkasih surga.
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa.
Amin.
Links
- Music (MIDI)
- Tune (MIDI)
- Music (MP3)
- Lead Sheet (Guitar)
- Lead Sheet (Piano)
- Piano Sheet Music
- Email this song