Lirik:
1. Takkan penat kami nyanyi mazmur pujian; mulia, mulia, haleluya!
Suara kami tetap, namun iman perkasa; mulia, mulia, haleluya!
Koor: Anak Allah s'mua berhak menyanyi dan bersorak;
hari depan lebih t'rang, riang jiwa bag. terbang;
Seg'ra masuk mulia, berjumpa Maharaja;
Mulia, mulia, haleluya!
2. Dalam ria kasih tebusan, kami tergenang; Mulia, mulia, haleluya!
Hati riang bagaikan terbang ke angkasa; Mulia, mulia, haleluya!
3. Kami menjadi kota yang dibangun Allah; Mulia, mulia, haleluya!
Di dalamnya tertampak bulat mulia-Nya; Mulia, mulia, haleluya!
4. Di sana kami gubah kidung tebus baru; Mulia, mulia, haleluya!
Bersama genap saleh mendampingi Yesus; Mu-ia, mulia, haleluya!
Link:
Category:Worship of the Father
Subcategory:His Redemption
Lyrics:Fanny Jane Crosby (1820-1915)
Music:William James Kirkpatrick (1838-1921)
Time: 4/4
Key: D Major
Meter: 13.8.13.8. with chorus.
Hymn Code:1233335321665
Music (MIDI)
Tune (MIDI)
Music (MP3)
Lead Sheet (Guitar)
Lead Sheet (Piano)
Piano Sheet Music
🎶 KIDUNG: MULIA, HALELUYA — PUJIAN ANAK-ANAK ALLAH MENUJU KEMULIAAN
Bait 1
“Takkan penat kami nyanyi mazmur pujian; mulia, mulia, haleluya!
Suara kami tetap, namun iman perkasa; mulia, mulia, haleluya!”
📖 Mazmur 34:2
“Aku hendak memuliakan TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.”
📖 Ibrani 13:15
“Marilah kita mempersembahkan korban syukur… yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.”
📖 2 Korintus 4:16
“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, manusia batiniah kami dibaharui dari hari ke hari.”
Koor
“Anak Allah s’mua berhak menyanyi dan bersorak;
hari depan lebih t’rang, riang jiwa bag. terbang;
Seg’ra masuk mulia, berjumpa Maharaja;
Mulia, mulia, haleluya!”
📖 Roma 8:16–17
“Roh itu bersaksi… bahwa kita adalah anak-anak Allah… dan turut mengambil bagian dalam kemuliaan.”
📖 1 Petrus 1:8
“Kamu bergembira dengan sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan.”
📖 Wahyu 19:6
“Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.”
📖 1 Tesalonika 4:17
“Kita akan bersama-sama dengan Tuhan untuk selama-lamanya.”
Bait 2
“Dalam ria kasih tebusan, kami tergenang; mulia, mulia, haleluya!
Hati riang bagaikan terbang ke angkasa; mulia, mulia, haleluya!”
📖 Roma 5:11
“Kita bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.”
📖 Efesus 1:7
“Di dalam Dia kita memiliki penebusan oleh darah-Nya.”
📖 Yesaya 35:10
“Orang-orang yang ditebus TUHAN akan kembali… sukacita abadi akan ada di atas kepala mereka.”
Bait 3
“Kami menjadi kota yang dibangun Allah; mulia, mulia, haleluya!
Di dalamnya tertampak bulat mulia-Nya; mulia, mulia, haleluya!”
📖 Ibrani 11:10
“Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.”
📖 Efesus 2:21–22
“Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan… menjadi tempat kediaman Allah.”
📖 Wahyu 21:11
“Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah.”
Bait 4
“Di sana kami gubah kidung tebus baru; mulia, mulia, haleluya!
Bersama genap saleh mendampingi Yesus; mulia, mulia, haleluya!”
📖 Wahyu 5:9
“Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru: Engkau layak… karena Engkau telah menebus.”
📖 Wahyu 14:3
“Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta.”
📖 1 Tesalonika 3:13
“Pada waktu kedatangan Tuhan kita Yesus dengan semua orang kudus-Nya.”
🎨 ILUSTRASI ROHANI
Bayangkan rombongan peziarah yang berjalan jauh:
-
kaki letih,
-
suara serak,
-
namun nyanyian tak berhenti.
Semakin dekat tujuan,
-
lagu makin lantang,
-
hati makin ringan,
-
langkah makin cepat.
Tujuan itu bukan kota dunia,
melainkan kota yang dibangun Allah,
tempat Anak Domba memerintah
dan nyanyian tak pernah berakhir.
✨ RENUNGAN
Kidung ini menyingkapkan arah hidup anak-anak Allah:
-
Pujian tidak berhenti oleh keadaan
→ suara boleh lemah,
tetapi iman tetap perkasa. -
Penebusan melahirkan sukacita terbang
→ bukan sekadar emosi,
melainkan hasil karya salib. -
Kita sedang dibangun menjadi kota Allah
→ hidup gereja hari ini adalah
cikal bakal Yerusalem Baru. -
Akhir perjalanan adalah nyanyian baru
→ bersama semua orang kudus,
mendampingi Yesus, Sang Raja.
📖 “Mereka akan melihat wajah-Nya… dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.” (Wahyu 22:4–5)
🙏 Doa Singkat
“Tuhan yang mulia, terima kasih karena Engkau memberi kami nyanyian di tengah perjalanan. Teguhkan iman kami sampai kami masuk kemuliaan dan menyanyikan kidung baru bersama Anak Domba untuk selama-lamanya. Haleluya. Amin.”