2. Imanku terhadap darah, kasih-Mu yang memb'ri;
Jika kurnia tanpa cinta, sia-sia tak berarti.
3. Kasih Allah p'ri samudra, membenam dosaku;
Lalimku semua Kau tutup, hutangku Kau hapus.
4. Dalam darah ku jumpai, tanda hati kasih;
Kini ku tahu rahmat-Mu dan keadilan-Mu.
5. Hati lesu, raga renta, ku tetap beriman;
Meski langit, bumi musnah, sauhku tak goyah.
6. Hari itu ku buktikan, kasih-Mu mustika;
Namun hidupku sekarang, bersandar pada-Nya.
7. Ku memuji dan memuji, semua Kau yang memb'ri;
Jurus'lamat yang mustika, beserta kuasa-Nya.
Link:
Category:Worship of the Father
Subcategory:His Redemption
Lyrics:William Cowper (1731-1800)
Music:John Stevenson
Time: 3/4
Key: F Major
Meter: 8.6.8.6.
Hymn Code:33543212671
🌿 KIDUNG: DARAH YANG MELAMPAUI SEGALA KURNIA
Bait 1
“Meski kasih-Mu berlimpah, ya, Pemberi kurnia!
Tapi di surga tiada yang m’lebihi darah.”
📖 1 Petrus 1:18–19
“Kamu telah ditebus… bukan dengan barang yang fana… melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus.”
📖 Ibrani 9:22
“Tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.”
📖 Wahyu 5:9
“Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah.”
Bait 2
“Imanku terhadap darah, kasih-Mu yang memb’ri;
Jika kurnia tanpa cinta, sia-sia tak berarti.”
📖 Galatia 2:20
“…Aku hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”
📖 1 Korintus 13:3
“Sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku… tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya.”
📖 Roma 5:9
“Kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya.”
Bait 3
“Kasih Allah p’ri samudra, membenam dosaku;
Lalimku semua Kau tutup, hutangku Kau hapus.”
📖 Mikha 7:19
“Engkau akan melemparkan segala dosa kami ke dalam tubir-tubir laut.”
📖 Kolose 2:13–14
“…Ia telah mengampuni segala pelanggaran kita… menghapuskan surat hutang.”
📖 Mazmur 103:12
“Sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.”
Bait 4
“Dalam darah ku jumpai, tanda hati kasih;
Kini ku tahu rahmat-Mu dan keadilan-Mu.”
📖 Roma 3:25–26
“Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya… supaya nyata keadilan-Nya.”
📖 Efesus 1:7
“Di dalam Dia kita beroleh penebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya.”
📖 1 Yohanes 1:7
“Darah Yesus… menyucikan kita dari segala dosa.”
Bait 5
“Hati lesu, raga renta, ku tetap beriman;
Meski langit, bumi musnah, sauhku tak goyah.”
📖 Ibrani 6:19
“Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita.”
📖 Mazmur 46:2–3
“Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan… sebab itu kita tidak akan takut.”
📖 Roma 8:35–39
“Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus?”
Bait 6
“Hari itu ku buktikan, kasih-Mu mustika;
Namun hidupku sekarang, bersandar pada-Nya.”
📖 2 Korintus 5:7
“Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.”
📖 1 Petrus 1:8
“Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya.”
📖 Roma 8:24–25
“Pengharapan yang terlihat bukan pengharapan lagi…”
Bait 7
“Ku memuji dan memuji, semua Kau yang memb’ri;
Jurus’lamat yang mustika, beserta kuasa-Nya.”
📖 Wahyu 1:5–6
“Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya…”
📖 Mazmur 96:2–3
“Bernyanyilah bagi TUHAN… ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa.”
📖 Filipi 3:8
“Aku menganggap semuanya itu rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus…”
🎨 ILUSTRASI ROHANI
Bayangkan sebuah sauh besar yang tertanam jauh di dasar laut.
Di permukaan, badai mengamuk, ombak menggila, kapal terombang-ambing.
Namun sauh itu tidak terlihat, tapi menahan segalanya.
Demikianlah darah Kristus:
-
tidak selalu tampak oleh mata,
-
tetapi menjadi pegangan jiwa yang tak tergoyahkan,
-
bahkan saat langit dan bumi berguncang.
✨ RENUNGAN
Kidung ini menuntun kita melihat pusat iman Kristen: darah Kristus.
Kasih Allah memang besar,
rahmat-Nya memang limpah,
namun kasih itu mencapai puncaknya di salib.
Dalam darah:
-
dosa dibenamkan,
-
hutang dihapuskan,
-
keadilan dipuaskan,
-
rahmat dilepaskan.
Karena itu iman kita:
-
bukan pada perasaan,
-
bukan pada keadaan,
-
bukan pada kelimpahan lahiriah,
melainkan pada darah Anak Domba.
Hari kelak kita akan melihat kemuliaan-Nya,
tetapi hari ini kita hidup dengan bersandar pada darah-Nya.
📖 “Mereka telah mengalahkan dia oleh darah Anak Domba.” (Wahyu 12:11)
🙏 Doa Singkat
“Tuhan Yesus, kami bersyukur atas darah-Mu yang mahal. Jadikan iman kami teguh, pengharapan kami kokoh, dan pujian kami tak berkesudahan, sampai selama-lamanya. Amin.”